ponorogo.suara.com – Seorang residivis kambuhan menjadi bulan-bulanan warga karena diduga hendak melakukan pencurian di sebuah Pondok Pesantren di daerah Kepatihan Wetan, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo.
Korban ditangkap oleh warga saat tengah menikmati makan malam di Kawasan Pasar Pon Ponorogo, pelaku kemudian diikat warga dan selanjutnya di serahkan ke aparat kepolisian setempat.
Naily farihah, pengelola pondok Pesantern Mambaul Hikmah menuturkan, pelaku diketahui memasuki pekarangan pondok pesantren pukul 2 dini hari untuk mencuri barang berharga milik santri, namun belum sempat pelaku menggasak barang berharga, korban terlebih dahulu mengetahui aksi pelaku dan membuat pelaku lari sebelum berhasil melakukan pencurian.
Naily menambahkan, identitas pelaku diketahui dari cctv pondok yang merekam aksi pelaku memasuki Pesantren. Tidak menunggu lama, para santri yang mengetahui peristiwa tersbeut terbangun dan mencari pelaku di lokasi pasar. Pelaku berhasil ditangkap saat tengah makan malam di pasar.
“jadi sebelum pencurian ini, sudah terjadi aksi pencurian hp sebanyak 3 kali di pondok ini. Setelah itu. Pihak pesantean memasang cctv dan berhasil merekam aksi percobaan pencurian yang kempat di area pesantren” ungkapnya rabu, (8/3/23)
Wakapolsek Babadan, IPTU Susilo Hardi menjelaskan, pelaku yang diketahui berinisial B warga Kadipaten, kecamatan babadan Ponorogo diamankan warga pada pukul 03.00 dinihari dan diserahkan ke polisi puluh 05.30 pagi hari. Pelaku dijerat dengan pasal percobaan pencurian dengan pasal 363 junto 35 dengan ancaman pidana 9 bulan penjara
“pelaku saat ini dalam pemeriksaan lebih lanjut karena ditangkap massa setelah beraksi melakukan percoban pencurian” tuturnya.
Kini petugas tengah mengembangkan apakah pelaku adalah orang yang sama yang melakukan pencurian di lokasi pondok atau tidak. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku kini diamnakan di polsek babadan, Ponorogo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Gempa di Bener Meriah Aceh Dipicu Sesar Aktif
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Buntut Perang AS vs Iran, Bandara King Abdulaziz Terbitkan Surat Peringatan Perjalanan
-
Apa yang Dimaksud dengan Fidyah? Ketahui Siapa yang Diperbolehkan dan Aturan Bayarnya
-
Review Buku Etiket Bekerja: Upaya Meningkatkan Kualitas Diri
-
Soal TKA Matematika SD Kelas 6 PDF Beserta Pembahasan dan Kunci Jawaban
-
Gunakan Format Kompetisi, Indonesia Bakal Bertemu Bulgaria di FIFA Series?
-
Bocoran Game Call of Duty 2026, Modern Warfare 4 Dalam Pengembangan?
-
iPusnas Error Berminggu-minggu: Bukti Literasi Masih Jadi Anak Tiri?
-
10 Menu Buka Puasa yang Baik untuk Penderita Asam Lambung