/
Rabu, 29 Maret 2023 | 18:50 WIB
Tersangka berbagai tindak kejahatan di bawa ke Mapolres Ponorogo ((ponorogo.suara.com/dedi.s))

Ponorogo.suara.com – Upaya untuk menciptakan ketertiban dan keamanan di bulan suci ramadan 1.444. Hijriyah, Aparat Kepolisian Polres Ponorogo berhasil mengamankan Puluhan tersangka dalam Operasi Pekat Semeru yang digelar 17 hingga 28 Maret 2023. 

Dari data yang di rilis Mapolres Ponorogo, sedikitnya ada 22 kasus yang berhasil diungkap, dengan rincian 17 kasus pidana umum, dan 5 kasus penyalahgunaan narkotika. Dimana total tersangka mencapai 26 orang, dimana 20 diantaranya ditahan.

AKBP Catur Cahyono Wibowo, Kapolres Ponorogo (sumber: ponorogo.suara.com/dedi.s)

Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo menerangkan, untuk kasus tindak pidana umum yang berhasil di ungkap jajarannya antara lain 8 kasus perjudian 13 tersangka, 1 kasus premanisme, prostitusi 2 kasus 3 tersangka, dan petasan dengan 1 tersangka. 

" Reskrim 17 LP dengan 19 TSK. Yang kita tahan 13 orang. Yang tidak ditahan 6 orang. Karena Anak," ujarnya kepada ponorogo.suara.com jejaring media suara.com, Rabu (29/03/2023). 

Sementara itu, untuk tindak pidana penyala gunaan narkoba, Polres Ponorogo mengamankan 5 orang tersangka

Kasat Narkoba Polres Ponorogo AKP Ahmad Husein mengungkapkan ke lima tersangka yang diamankan 3 merupakan target Operasi (TO) dan 2 lainnya bukan target Operasi (non TO). 

Dari para pelaku, petugas berhasil mengamankan narkotika jenis sabu-sabu seberat 3,08 gram, pil koplo sebanyak 2.780 butir serta arak jawa mencapai 210 liter

" Dengan terungkapnya penyalahgunaan narkoba ini, kami berhasil menyelamatkan 1.800 anak di Ponorogo, dari peredaran narkoba ini, karena umumnya sasaran mereka adalah remaja," ungkapnya.

Baca Juga: Artis R Diduga Terlibat Pencucian Uang Rafael Alun, Ciri-cirinya Orang Kaya Baru dan Sangat Terkenal

Load More