ponorogo.suara.com – Sidang penganiayaan berujung kematian yang terjadi di Pondok Modern Darrusalam Gontor terus bergulir. Rabu, 29 maret 2023 pukul 11.00, Pengadilan Negeri Ponorogo, Jawa Timur menggelar sidang dalam agenda pemeriksaan saksi.
Dalam sidang dengan terdakwa IH, Pengadilan menggelar sidang pemeriksaan saksi secara tertutup mengingat usia terdakwa masih di bawah umur. Sementara untuk sidang dengan terdakwa MF (18) Pengadilan menggelar sidang secara terbuka
Dalam sidang dengan terdakwa MF, Pengadilan menghadirkan 6 orang saksi, yang dua diantaranya ayah dan ibu korban bapak rusdi dan siti soimah
Untuk pemeriksaan saksi ibu dan ayah korban, sidang digelar secara virtual, mengingat kedua saksi berada di Palembang, Sumatera Selatan
Dalam persidangan, kedua orang tua korban memberikan keterangan terkait kronologis kematian korban yang semula dilaporkan akibat kecelakaan oleh pihak pesantren hingga diketahui fakta bahwa korban meninggal akibat penganiayaan.
Dalam kesempatan ini, Majelis Hakim yang diketuai Ari Qurniawan memberi ijin terdakwa MF untuk meminta maaf secara langsung kepada keluarga korban yang dibalas ibu korban dengan memaafkan namun tetap meminta proses hukum tetap berjalan.
Kuasa Hukum terdakwa Zul Effendy Manurung menuturkan, permintaan maaf terdakwa terhadap keluarga korban sebenarnya sudah diniatkan sejak peristiwa ini terjadi sebelum kasus diungkap ke public. Namun karena suatu hal, hanya keluarganya yang menemui keluarga korban untuk meminta maaf.
“kami berharap saling memaafkan antara korban terdakwa ini bisa menjadi pertimbangan hakim” ungkapnya kepada ponorogo.suara.com jejaring media suara.com
Tim jaksa Penuntut Umum (JPU) yang terdiri Mayang Ratnasari, Bheti Widyastuti dan Bagas Prasetyo Utomo mengaku meski saling memaafkan, proses hukum terhadap terdakwa tetap berjalan.
Baca Juga: 4 Zodiak yang Cenderung Mengesampingkan Teman saat Menjalin Hubungan Cinta
“ya kita lihat nanti memaafkan kan tetap proses pidana karena ini delik laporan, delik aduan tetap harus diproses. karena juga ada rentan waktu 13 hari tidak ada laporan” tambah salah satu JPU, Bagas Prasetyo Utomo.
Sementara itu Juru bicara Ponpes Gontor, Ahmad Saifulloh mengatakan pihaknya menghormati proses hukum yang telah berlangsung dan kedepan pihaknya akan terus memperkuat sistem pengasuhan santri
Ahmad menekankan, pihak Ponpes juga sudah menghadirkan dua Ustad senior yang sangat berpengalaman untuk mengawasi para santri hingga 24 jam.
“gontor merupakan ponpes yang memiliki santri mencapai ribuan, itu adalah amanat kami dari orang tua untuk menjaga dan mendidik mereka menjadi santri yang terbaik, oleh sebab itu kami selalu berusaha meningkatkan kualitas jadi mohon masukannya agar gontor menjadi lebih baik lagi” ungkapnya.
Tag
Berita Terkait
-
DPRD Provinsi Jatim Sorot Terbatasnya Minyakita di Ponorogo, Mirza: Harus Ada Sanksi ke Perusahaan Minyak Goreng
-
Beredar Kabar Tak Sedap, Belasan Anggota DPRD Ponorogo Masih Abaikan Pelaporan LHKPN
-
Heboh! 8 SD Negeri di Ponorogo Akan Digabung, Data Jumlah Siswanya Bikin Kaget! Simak Berita Selengkapnya!
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Eks Liga Inggris Bongkar Kondisi TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026
-
Demi Konten 'Jualan Miras' di Taman Mataram, Kreator TikTok Ini Kena Semprot Satpol PP Jaksel
-
Viral Video Suporter di Antartika Rayakan Kemenangan Argentina ke Final Piala Dunia 2026
-
3 Zodiak yang Membawa Keberuntungan 17 Juli 2026, Taurus hingga Capricorn Bernasib Baik
-
Apa Itu Pengelola Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) yang Berpusat di Bali
-
Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam
-
6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat
-
Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus
-
Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim
-
Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara