Ponorogo.suara.com - Bulan ramadan, adalah bulan yang sangat ditunggu tunggu oleh santri yang mengenyam Pendidikan jauh dari rumah. Mereka mengunakan momen liburan bulan ramadan untuk bisa berkumpul dengan keluarga.
Namun moment tersebut belum bisa dirasakan santri kelas 5 dan 6 di pondok pesantren modern Darussalam Gontor. Ponorogo, Jawa Timur. sekitar 3000 santri, tetap bermukim di bulan ramadan 1444 Hijriyah ini.
Mereka mengisi liburan di pondok dengan melatih kemandirian dan mengasah keterampilan oleh para santri. Wartawan Ponorogo.suara.com jejaring media suara.com berkesempatan menyaksikan kerajinan para santri tersebut.
Ustaz Ahmad Suharto, salah satu staf pembimbing di Pondok Modern Darussalam Gontor menuturkan, tugas guru dan ustad di Pondok ini mengarahkan, membimbing serta mengawasi santri untuk dapat mengembangkan talentanya dengan baik.
dalam kegiatan penggantian kaligrafi di pondok, para santri memilih membuatnya sendiri dan mengganti kaligrafi yang lama dengan kaligrafi yang baru.
“Setiap santri memiliki talenta. Seperti saat ini membuat kaligrafi, dekorasi dan melakukan kegiatan seni dan olahraga bisa diasah di pondok,” ujar Ustaz Ahmad Suharto. Jumat (31/3/23)
Salah seorang santri, Fikri Ar Royan mengungkapkan membuat kaligraf adalah bagian dari usaha drinya untuk memberikan kenang-kenagan di pondok. Sudah menjadi kebiasaan setiap tahun, santri kelas 6 memberikan kenang-kenangan sesuai kemampuan untuk pondok.
“Kali ini kita melakukan penggantian kaligrafi di aula utama pondok,” katanya.
Ia menambahkan, dalam pembuatan hiasan kaligrafi, para santri mempunyai tugas masing-masing. Ada yang khusus bertugas menulis kaligrafi, kemudian ada juga santri yang membuat bingkai. Selain itu, juga ada yang bertugas untuk mencopot dan memasang kaligrafi yang berada di aula utama
Baca Juga: Daftar 11 Jurusan Kuliah yang Mewajibkan Portofolio untuk UTBK SNBT 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak