Ponorogo.suara.com – Mendekati perayaan hari raya Idul Fitri 1444 Hijriyah, berbagai cara kreatif dilakukan sejumlah warga ponorogo, untuk tetap produtif dan menghasilan rejeki bagi keluarga.
Seperti yang dilakukan, Syamrotul Fitri warga Jalan Ponorogo-Pacitan, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo. Wanita berusia 34 tahun ini membidik peluang usaha memproduksi hampers dengan harga yang cukup terjangkau untuk menarik minat masyarakat ponorogo.
Saat di kunjungi ponorogo.suara.com jejaring media suara.com, fitri tengah memproduksi hampers yang sudah dipesan konsumen secara online dan offline. Dengan cekatan, Dia memasukkan isi hampers seperti mie, minyak goreng, teh maupun kopi di dalam tas anyaman.
Dalam memproduksi hampers, ia tak sendiri, melainkan dibantu suami dan 3 karyawannya yang juga sibuk mengerjakan tugasnya masing masing,
Fitri menuturkan, hampers-hampers yang dijualnya cukup relatif terjangkau. Setiap hampers di bandrol dengan harga minimal Rp. 15 ribu rupiah.
“Saya dulu cuma menyediakan kemasannya. Peminatnya sampai 20 ribu. Tapi lama-lama banyak yang minta sekalian diisi saya coba. Iseng-iseng sih,” ujar Fitri, sabtu (8/4/2023).
Alumnus ITS ini mengaku permintaan hampers kian meningkat pasca pandemi covid – 19 berakhir.
“Sebelum Ramadan yang masuk sudah 100 hampers. Lalu 10 Ramadan pertama sudah 300 hampers. Mendekati Lebaran semakin banyak bisa tembus 1000 hampers,” bebernya.
Fitri menambahkan, kebanyakan pemesan hampers adalah pelaku industry rumahan yang mempunyai banyak karyawan, di momen bulan ramadan ini, jumlah pemesan sudah berada diangka 400 hampers.
Baca Juga: Doakan David Ozora Lekas Pulih, Komentar Inul Daratista Malah Bikin Ngakak
Saat ini yang paling laku, kata dia, adalah yang harga Rp 35 ribu. Dengan harga tersebut, konsumen mendapatkan 6 jenis barang dan tas anyaman.
“Bisa costum kalau mau ditambahi barang. Tentu harga juga ditambah. Hampers untuk pengiriman kota H-3 kalau luar kota H-4 saya tutup,” tegasnya.
Berita Terkait
-
Jangan Sampai Terjebak! Waspadai Antrean Pemudik di Pintu Tol Jatim, Terutama di Arah Surabaya - Gempol Pasuruan yang Biasanya Parah
-
Fakta Mengejutkan! 24 Tenaga Honorer di Ponorogo Tidak Lolos Jadi PPPK karena Hal Sepele Ini!
-
Masya Allah! Ibu Muda di Ponorogo Tercebur Sumur Sedalam 25 Meter, Ternyata yang Terjadi...
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
4 Fakta Kim Ju Ae, Remaja Putri 13 Tahun Calon Penerus Kim Jong Un
-
Miris! Oknum Kapolres Titip Satu Koper Narkoba ke Anggota Polres Tangsel
-
Gus Idris Bantah Dugaan Pelecehan Seksual, Janji Ikuti Proses Hukum!
-
Pemburu Waktu dan Takdir yang Dihapus
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Mumpung Belum Terlambat: Bacaan Niat, Syarat, dan Batas Melakukan Qadha Ganti Hutang Puasa Ramadhan
-
Kepala BGN: Program MBG Dongkrak Penjualan Motor jadi 4,9 Juta Unit pada 2025
-
Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Jadi Sorotan, Ini Simulasi Hitungan Opsen PKB untuk Toyota Avanza
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Skandal TPST Bantargebang Naik ke Penyidikan: KLH Serius Proses Hukum Pengelola Gunung Sampah