Ponorogo.suara.com – Mimpi untuk menjadi pegawai dengan perjanjian kerja PPPK (P3K) setelah mengabdi sekian tahun dengan menjadi tenaga honorer tampaknya tidak berlaku bagi puluhan tenaga honorer formasi tenaga teknis yang memilih titik lokasi (tilok) seleksi di Kanreg II BKN Surabaya.
Mereka memutuskan tidak hadir tanpa alasan, yang Secara otomatis mereka dianggap gugur alias tidak lolos menjadi pegawai dengan perjanjian kerja (P3K)
Kepala BKPSDM Ponorogo Andi Susetyo mengungkapkan bahwa dari total 244 peserta yang memilih tilok Kanreg II BKN Surabaya, 24 peserta diantaranya tidak hadir tanpa keterangan.
Andi menjelaskan dari formasi ahli pertama prakord yang diikuti 38 peserta, yang tidak hadir empat peserta, untuk ahli pertama pengelola kesehatan ikan dari 18 peserta, yang tidak hadir satu orang. Kemudian ahli pertama perencana yang terdaftar 33 peserta, yang tidak hadir enam orang, selanjutnya untuk ahli pertama penggerak swadaya masyarakat dari 80 peserta yang mendaftar, tidak hadir sepuluh orang, yang terakhir, dari formasi terampil penguji kendaraan sebanyak 17 peserta yang mendaftar, tidak hadir satu orang.
''24 peserta yang tidak hadir, sampai sekarang kami belum menerima keterangan alasannya, otomatis dinyatakan gugur. Paling banyak yang tidak hadir adalah ahli pertama penggerak swadaya masyarakat,'' kata Andi kepada ponorogo.suara.com jejaring media suara.com, Kamis (6/4/23)
Andi menambahkan, dari total peserta seleksi P3K untuk tenaga teknis yang diikuti 285 peserta, paling banyak memilih tilok di Kanreg II Surabaya, Selebihnya Jogjakarta ada 18 orang yang akan dijadwalkan untuk seleksi pada hari kamis (4/4), sedangka di UPT BKN Lampung satu orang dijadwalkan seleksi pada 5 April.
''Paling terakhir tes 5 April,'' lanjutnya.
Sementara itu, bagi peserta yang memilih seleksi di tilok lain, pihaknya belum dapat memonitor jumlah peserta yang tidak hadir. Pasalnya panselda kabupaten ini telah menguasakan monitoring dan penandatanganan berita acara (BA) pelaksanaan pada BKN setempat.
''Kecuali Kanreg II Surabaya memang kami terjunkan tim monitoring. Untuk tes di lokasi lain biasanya nanti setelah semuanya selesai kami dikirim rekap laporannya,'' tambahnya
Baca Juga: Kiprah Siti Marifah, Anak Wapres Ma'ruf Amin yang Disebut Titip Mahasiswa ke Unila
Selanjutnya, untuk seleksi tahapan berikutnya adalah pengolahan nilai dari tanggal 2-17 April. Tahapan ini harus menantikan seleksi dari daerah lain rampung.
Kemudian baru bisa diumumkan kelulusannya pada tanggal 18-26 April. Setelah itu, masa sanggah dijadwalkan pada tanggal 27-29 April, untuk jawab sanggah dijadwalkan tanggal 30 April.
Barulah kemudian pengolahan nilai dan terakhir pengumuman kelulusan pasca jawab sanggah dilaksanakan tanggal 11-13 Mei.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Wali Kota Muslim New York Zohran Mamdani Batal Tangkap Benjamin Netanyahu, Kenapa?
-
Kenapa 23 Juli Diperingati sebagai Hari Anak Nasional? Begini Sejarahnya
-
Sudaryono Jadi Kepala BGN yang Baru, Dilantik Sore Ini
-
9 Jam Tangan Pintar Anti Air untuk Aktivitas Outdoor yang Murah, Mulai Rp200 Ribuan
-
Apple Naikkan Harga Langganan iCloud Plus di Indonesia Mulai Juli 2026
-
25 Link Poster Ucapan Hari Anak Nasional 2026, Desain Menarik untuk Dibagikan ke Medsos
-
DJP Bisa Intip Rekening Warga, Purbaya: Coretax Lebih Mengerikan
-
Nanik S Deyang Mundur, Puan Maharani Buka Suara Soal Isu Sudaryono Jadi Bos Baru BGN
-
Cuti dan Privasi Karyawan: Sejauh Mana Perusahaan Berhak Bertanya?
-
PBNU Punya Jaringan Luas, Menkeu Purbaya Sebut Siap Dukung Proyek Inisiasi NU