ponorogo.suara.com – Ribuan seniman Reog Ponorogo, sabtu, (8/4/23) malam menggelar orasi unjuk budaya dengan mengelar kesenian Reog di depan halaman kantor Pemkab Ponorogo.
Dalam acara yang bertema “nagih janji” tersebut, tidak hanya di hadiri seniman reog dari Bumi Wengker, tetapi juga dari kabupaten tetangga seperti grup Reog Pacitan, Madiun, Magetan, Ngawi, Trenggalek, Nganjuk, Kediri, Wonogiri, Batam dan beberapa daerah lainnya
Seniman Reog dari Ponorogo, hari Purnomo menjelaskan, “nagih janji” ini adalah aksi untuk mas Menteri Pendidikan, kebudayaan riset dan teknologi, Nadiem makarim terkait janji pemerintah pusat untuk mengusulkan Kesenian Reog Ponorogo sebagai Warisan Budaya Takbenda ke United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).
“Ini nagih janji mas menteri Nadiem (Menteri Kemendikbud Ristek). 2022 lalu Reog Ponorogo di nomor dua kan dan yang berangkat Budaya Jamu. Kami Legowo” ujarnya kepada ponorogosuara.com jejaring media suara.com
Mbah Pur, menambahkan, Mendikbud RIstek pernah memberikan janji Reog Ponorogo dipastikan didaftarkan 2024 disidangkan 2025.
“kita menagih janji Mas menteri, Presiden, harus cuma satu saja yaitu Reog Ponorogo nominasi tunggal 2024, sesuai dengan komitmen surat mereka atas balasan nota protes kita pada 2022 "tegasnya.
Mbah Pur menekankan, bahwa Pendaftaran Reog sebagai Warisan Budaya Takbenda ke Unesco ini, bersifat urgent. Dia meminta Pemerintah Pusat untuk mendahulukan Reog Ponorogo untuk didaftarkan ke organisasi milik PBB itu.
Sementara itu, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko mengatakan setahun lalu di tempat yang sama seniman Reog Ponorogo tiada hentinya menyuarakan Reog Ponorogo itu harus diakui. Keharusan ini butuh proses panjang tergantung Pemerintah Pusat.
“Saya bersurat pada saat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Reog Ponorogo agar diprioritaskan lebih dahulu, tetapi mengusulkan Budaya Jamu. Waktu itu di jawab bahwa Reog Ponorogo akan diusulkan 2024” terang Kang Giri, sapaan akrab Sugiri Sancoko.
Baca Juga: Proses Syuting Selesai, Kapal Yang Zi-Fan Chengcheng Siap Berlayar
Menurutnya para seniman Reog Ponorogo orasi unjuk budaya ini merupakan bentuk menagih janji.
Tujuannya agar Kemendikbud Ristek agar tetap berpegang teguh pada komitmennya sesuai dengan janji tertulisnya Reog Ponorogo akan diusulkan pada 2024 dan disidangkan 2025 setelah Budaya Jamu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Daun Pisang Jadi Tren, Toko Es Krim Ini Mendadak Kreatif Efek Harga Plastik Naik
-
Haji 2026: BRI Distribusikan Banknotes SAR 750 per Jemaah ke 203.320 Orang
-
Beda dari Selat Hormuz Iran, Apa Peran Selat Malaka bagi Indonesia?
-
Viral! Ibu Ini Ungkap Kelalaian RS Hasan Sadikin, Bayinya Sempat Tertukar dan Dibawa Orang Lain
-
BRI Distribusi Banknotes Haji ke 22 Embarkasi, Total SAR 152,49 Juta
-
Rambut Cepat Lepek padahal Baru Keramas? Ini 7 Cara Mengatasinya
-
Guru: Kompas Peradaban atau Sekadar Buruh Kurikulum?
-
HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
-
Membaca Realitas Cinta Dengan Titik: Ketika Perasaan Tak Pernah Sederhana
-
Body Lotion Apa yang Bisa Atasi Belang? Ini 5 Pilihan Murah dan Bagus, Mulai Rp11 Ribuan