Ponorogo.suara.com – Menjelang perayaan hari raya Idul Fitri 1444 hijriyah, sejumlah wilayah di Ponorogo, Jawa Timur mulai dipenuhi pedagang UMKM yang menggelar lapak di jalanan. Seperti di jalan Hos Cokroaminoto. Puluhan pelaku UMKM dari berbagai usaha menggelar lapak yang disiapkan Pemkab Ponorogo dengan dibalut tema Bazar Ramadhan.
Dalam acara ini, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancaka menyempatkan diri untuk menyaksikan dagangan pelaku UMKM yang berasal dari 21 kecamatan di Kabupaten Ponorogo.
Panitia bazar Ramadhan bahkan menyediakan 25 stan secara gratis untuk pelaku UMKM agar dapat menunjukan produk andalan meraka dari tanggal 6 hingga 19 april 2023 mendatang.
“Kegiatan ini sebagai upaya untuk menghidupkan sumbu ekonomi warga. Terutama pelaku UMKM, dengan menggelar Bazar Ramadhan,” kata Bupati Sugiri Sancoko kepada ponorogosuara.com jejaring media suara.com
Kang Giri, sapaan akrab bupati Ponorogo meminta agar masyarakat ponorogo untuk berbelanja di stand bazar ramadan atau milik pedagang di tempat lain agar roda ekonomi di Kabupaten Ponorogo terus berputar di tingkat bawah.
“Produk UMKM dari Ponorogo bisa disuguhkan saat momen Lebaran nanti di meja-meja warga,” katanya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Perdagkum) Ponorogo, Sumarno menambahkan ada 25 stand Bazar Ramadan yang disiapkan Pemkab Ponorogo. Stand ini pun gratis tidak dipungut biaya.
"Target tentu saja, harapannya di momen hari raya ini ada peningkatan ekonomi masyarakat ingin mengangkat posisi UMKM untuk bisa naik kelas," imbuh Sumarno.
Salah satu pengisi stand Bazar Ramadan, Ketua tim PKK Kecamatan Balong, Tri Manis menambahkan produk dari 20 desa di Kecamatan Balong dibawa untuk diperkenalkan ke masyarakat.
Baca Juga: Persija Lagi-lagi Tahan Pemain ke Timnas Indonesia, Ini Respons Indra Sjafri
"Kami bawa banyak ada produk batik, tas, snack, bahan makan, tiwul instan, jagung instan dan masih banyak yang lainnya," ungkapnya
Berita Terkait
-
Hampers dari Ponorogo Jadi Pilihan Favorit Jelang Lebaran: Produsen Banjir Pesanan"
-
Jangan Sampai Terjebak! Waspadai Antrean Pemudik di Pintu Tol Jatim, Terutama di Arah Surabaya - Gempol Pasuruan yang Biasanya Parah
-
Fakta Mengejutkan! 24 Tenaga Honorer di Ponorogo Tidak Lolos Jadi PPPK karena Hal Sepele Ini!
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
IHSG Mulai Bangkit di Level 6.200 pada Sesi I, 540 Saham Hijau
-
Tragedi Ebola Kongo: Disangka Virus Hoaks Hingga Kehilangan Seluruh Keluarga
-
Sesumbar Mauricio Souza: Janji Bawa Persija Juara Super League Musim Depan
-
Listrik Padam Massal di Sumatera, PLN Diminta Investigasi Total
-
Dasco Pimpin Rakor Tingkat Tinggi, Kebut Pembangunan 39 Ribu Huntap untuk Korban Bencana Sumatera
-
Tren Kecantikan Natural Kian Diminati, Teknik Injeksi Presisi Jadi Penentu Hasil
-
Kebiasaan yang Tanpa Sadar Ternyata Bisa Bikin Mobil Boros Bensin
-
IHSG Anjlok ke Level 6.000, OJK Beri Pesan untuk Investor
-
Prabowo Dorong Energi dari Limbah Jagung dan Sawit, Pakar Ingatkan Keseimbangan Pangan
-
DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera