ponorogo.suara.com – Menjelang arus mudik perayaan Idul Fitri 1444 Hijriyah tahun 2023, Satuan Polisi lalu-lintas (Satlantas) Polres Ponorogo, bersama petugas Dinas Perhubungan dan petugas Jasa Marga melalukan pemeriksaan sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Ponorogo.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas memberikan sosialisasi dan himbauan kepada pengguna jalan mulai dari kendaraan pribadi hingga mobil niaga yang melintas di jalan Madiun-Ponorogo tepatnya di simpang 4, pos Mlilir.
Kasatlantas Polres Ponorogo, AKP Affan Priyo Wicaksono menjelaskan, pemeriksaan ini untuk memastikan jalur lalu lintas di Ponorogo siap dan aman untuk dilintasi pemudik dari Jakarta maupun Jawa tengah.
“kita mendapati beberapa titik titik kerawanan, kemacetan, laka lantas dan juga titik kemacetan akibat ada kegiatan dari masyarakat” ungkapnya kepada PonorogoSuara.com jejaring media Suara.com, Selasa (11/4/23)
Affan menambahkan, untuk mencegah terjadinya penumpukan dan kemacetan di kawasan kota, pihaknya sudah menyiapkan reayasa lalu lintas untuk pemudik tujuan Trenggalek, Jawa Timur dan wonogiri, jawa Tengah.
“Untuk pemudik yang dari Madiun atau utara masuk ke wilayah Ponorogo akan kita rekayasa di simpang 4 miliar ini. Selanjutnya kita akan kasih water barrier sehingga yang dari utara apabila tekuk kiri ke arah jenangan bisa terus langsung. kemudian dari jenangan keluar yang dari timur ke arah barat bisa langsung ke selatan, ini untuk mengurangi kepadatan di simpang 4 Mlilir” tambahnya.
Mantan Kasatlantas Madiun Kota ini menambahkan, untuk memastikan keamanan pemudik, pihaknya juga akan menyiagakan anggota di titik-titik jalur yang rawan terjadi penumpukan kendaraan untuk mengurai lalu-lintas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar