Ponorogo.suara.com - Suasana duka menyelimuti kediaman prajurit TNI Angkatan Darat, Pratu Miftah Arifin di dusun Krajan, Desa Nanggungan, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan Jawa Timur.
Istri dan keluarga Pratu Miftah Arifin, tampak tidak dapat menutupi kesedihannya atas gugurnya pasukan Yonif 321/GT tersebut.
Pratu Miftahul Arifin gugur pada Sabtu pagi (15/4) saat korban bersama rombongan Satgas Yonif R 321/GT yang bertugas di wilayah Mugi sedang mencari Pilot Susi Air yang disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB)
Nur Aziza, istri korban menuturkan, Pratu Miftah Arifin tidak hanya meningakan ia dan putrinya yang masih berusia 2 tahun, tetapi juga meninggalkan kedua orang tuanya pasangan santoso dengan parmi
Pihak keluarga berharap Jenasah Pratu Miftahul Arifin dapat dengan segera di evakuasi dan bisa segera di semayamkan di rumah duka.
“Kabar terbaru yang saya terima sudah ditemukan titik lokasi, jenasah selalu diupayakan agar segera dapat dievakuasi” ungkapnya, minggu (16/4/23)
Aziza menambahkan, sebelum peristiwa tersebut terjadi, Korban sempat menghubungi keluarga dan meminta selalu didoakan saat akan berpatroi ataupun sedang menjaga Pos
“saat berkomunikasi dengan keluarga, korban selalu meminta didoakan” tambahnya.
Aziza berharap, pemerintah dapat segera mengevakuasi Korban agar keluarga bisa segera memakamkan Pratu Miftahul Arifin di tanah kelahirannya
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya