Ponorogo.suara.com – Nasib naas dialami Mbah Sisum (65) warga Dusun Mbreu, Desa Muneng, Kecamatan Mbalong, Ponorogo. Lansia yang hidup sebatang kara tersebut nyaris menjadi korban kebakaran saat rumah semi permanen yang di tempatinya, terbakar hebat, Minggu (16/4/23)
Korban berhasil selamat saat sejumlah warga yang mengetahui musibah tersebut, meyelamatkan Mbah Sisum yang tidak berdaya didalam rumah yang terbakar.
Kapolsek Balong, AKP Agus Wibowo menuturkan, peristiwa kebakaran naas bermula saat korban yang berstatus Janda sebatang kara tengah memasak menggunakan tungku kayu bakar untuk kebutuhan sahur di bulan ramadan.
Saat tengah memasak, korban sempat ketiduran dan terbangun sudah mendapati, rumah semi permanen yang berdinding bambu tersebut, di lalap si jago merah, beruntung sejumlah pemuda yang mengetahui peristiwa tersebut langsung bertindak cepat dengan mendobrak rumah korban dan menolongnya dari rumah yang terbakar
“korban sempat terjebak, namun ada remaja warga desa setempat yang langsung mendobrak rumah mbah Sisum dan menyelamatkan eluar rumah” ungkapnya kepada ponorogo.suara.com jejaring media suara.com, Senin (17/4/23)
Agus menambahkan, api berhasil dipadamkan 1 jam lamanya oleh petugas Damkar Kabupaten Ponorogo, tidak ada korban jiwa dari musibah tersebut.
Kapolsek Balong menghimbau agar warga lebih waspada khususnya yang masih menggunakan tungku kayu bakar untuk memasak mengingat saat ini sudah memasuki musim kemarau
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan