Suara ponorogo – Melintas di Jalan NIken Gandini, Ponorogo memang harus hati-hati dan menjaga kesadaran.
Sebuah mobil jenis Kijang LGX dengan nomer polisi AG 1061 EM mengalami kecelakaan tunggal dan terguling setelah menabrak tiang pemberi syarat lalu lintas di kelurahan setono, Kecamatan Jenangan, Ponorogo.
Menurut pengakuan Hadi siswoyo saksi korban, mobil yang dikendarainya hanya berjalan dengan kecapatan 60km perjam, namun saat tiba di tanjakan depan Puskesmas Setono, sesaat sebelum kecelakaan terjadi, dia melihat jalan yang harusnya lurus malah membelok kekanan.
“Perasaan saya jalan ini belok kanan. Lalu ada banyak orang menyeberang gitu. Ternyata jalan lurus,” ujar sopir mobil, Hadi Siswoyo, Minggu siang.
Saksi menekankan, dirinya berkendara dengan penuh kesadaran bahkan saat mobil yang dikendarainya menabrak dan terbalik di bahu jalan.
“Kalau mengantuk tidak. Orang saya sadarnya dan tahu ketika sudah terbalik mobilnya,” kata warga Desa Wates Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo ini.
Sementara Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo, Iptu Immamuddin menjelaskan hasil olah tkp kejadian ini berawal Kijang LGX bernopol AG 1061 EM dikendalakan Hadi Siswoyo (56) melaju dari arah utara atau Jenangan menuju selatan atau Ponorogo. Tujuannya adalah ke Pondok Pesantrem Ngabar.
“Entah bagaimana ceritanya, mobil berjalan ke kanan keluar dari badan jalan terjadi menabrak pelindung tiang APILL dan tugu di bahu jalan sebelah barat,” terangnya.
Immamuddin menambahkan saat ini, Satu orang penumpang mengalami luka ringan. sudah dibawa ke Puskesmas Setono untuk mndapatkan perawatan, sementara kendaraan sudah dievakuasi dan dibawa ke bengkel untuk perbaikan
Baca Juga: Megawati soal Siapa Cawapres Ganjar Pranowo: Tolong Sabar, Saya Hitung Dulu Dong
Berita Terkait
-
Kunjungan Berkesan Bupati Ponorogo ke Rutan: Sapa Mantan Rival Pilkada dan Ajak Warga Binaan untuk Berdoa dan Meningkatkan Introspeksi Diri
-
Rutan Ponorogo Sukses Gelar Halal Bihalal dengan Warga Binaan, Terselip Tangis Bahagia dari Para Narapidana
-
Rem Blong, Mobil Avansa di Ponorogo, Terjun Bebas ke Sungai Sedalam 7 Meter
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
6 Fakta Blackout Massal yang Melumpuhkan Riau Hingga Aceh
-
Wanti-wanti Bobotoh di GBLA, Bojan Hodak: Jangan Sampai Angkat Piala di Atas Tribun Lagi
-
Ternyata Korban Pembunuhan! 6 Fakta Terungkapnya Kasus Mayat Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg dan Tanjungsari Bogor Disegel
-
Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis
-
Negara Rugi Rp12,5 Miliar! Polres Bogor Gulung Mafia BBM, Elpiji Subsidi dan Tambang Emas
-
Listrik di Riau Nyala Kembali usai Padam Total selama 3 Jam
-
BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat
-
PLN Investigasi Penyebab Blackout Sumatera Utara: Ini Bedanya dengan Mati Lampu Biasa