/
Selasa, 02 Mei 2023 | 13:04 WIB
Upacara hardiknas Ponorogo ((ponorogo.suara.om/dedy.s))

Suara Ponorogo – Suasana Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Ponorogo memang berbeda dibanding hari-hari biasanya. Jika sehari hari busana yang dikenakan adalah seragam putih - biru, maka di hari Selasa 2 Mei ini, para pelajar menggunakan pakaian daerah untuk mengikuti proses belajar mengajar. 

Tentunya hari ini adalah hari spesial bagi dunia pendidikan. Pelajar dan pengajar SMPN 2 Ponorogo menggunakan busana tradisional untuk merayakan Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas yang selalu diperingati setiap 2 Mei. 

Kepala Sekolah SMPN 2, Imam Saifudin menjelaskan kegiatan ini sebagai bentuk melestarikan budaya nasional dan edukasi kepada para pelajar tentang kebinekaan dengan menggunakan pakaian adat yang asli indonesia

Ia menenkankan, penggunaan busana Tradisional oleh para siswa adalah bentuk spontanitas pelajar tanpa pengarahan dari pengajar SMP 2

“busana daerah yang dipakai anak-anak didik dalam upacara Hardiknas 2023 berasal dari berbagai daerah di Idonesia seperti, jawa, Kalimantan, madura bahkan papua”  ungkapnya kepada ponorogo.suara.com, Selasa (2/5/23)

Kepala Sekolah SMPN 2, Imam saifudin (sumber: ponorogo.suara.com/dedy.s)

Imam menekankan, dengan kesadaran akan budaya nasional yang berbeda-beda diharapkan di masa mendatang, anak anak bisa saling memahami dan menghormati.

“harapan kita bahwa nanti para pelajar dan pengajar smp 2 ponorogo bisa mencapai merdeka belajar” tambahnya.

Sementara itu, andien, salah satu pelajar menjelaskan, hari ini menggunakan busana daerah dari Kalimantan, karena kagum terhadap corak dan bentuk busana tersebut.

Ia berharap, Pendidikan di masa mendatang akan terus maju demi terciptanya pelajar yang berkualitas 

Baca Juga: Menpora Dito: Presiden Targetkan 69 Emas di SEA Games 2023

“saya berharap nanti pendidikan di negeri ini akan maju dan bermanfaat bagi pelajar dimasa mendatang” ungkapnya

Load More