Suara Ponorogo – Setelah menunggu lebih dari 10 hari, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Ponorogo akhirnya secara resmi mendaftarkan 45 Bakal Calon Legislatif Ke KPU Ponorogo, Kamis (11/5/23) sore.
Dalam pendaftaran yang dilaksanakan pukul 15.00 WIB, partai yang memenangi pilkada 2019 silam, memasang target 13 kursi dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 di bumi reog.
Bambang Yuwono, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Ponorogo mengungkapkan, dalam penyerahan berkas tersebut, ia didampingi langsung Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko yang statusnya masih cuti umrah
"target kami bisa mendapat 13 kursi di Pileg 2024 nanti. Mohon doa restu, kami jalani proses ini dengan sebaik-baiknya," ungkapnya kepada ponorogo.suara.com
Dalam kesempatan itu, Bambang Logos sapaan akrabnya menyebutkan kepada semua untuk menciptakan demokrasi yang kondusif pada Pileg tahun 2024 nanti. Bukan sekedar demokrasi prosedural, namun pihaknya ingin menjalani demokrasi sesuai dengan substansinya.
"Mari kita ciptakan demokrasi yang kondusif pada Pileg nanti," katanya.
Bambang menambahkan bahwa seluruh berkas yang Ia serahkan ke KPU Ponorogo sudah dinyatakan lengkap, selain itu, dalam pendaftaran kali ini, partainya mendapatkan urutan nomor ke tiga yang menurut keyakinan Bambang Yuwono, itu merupakan tanda-tanda jaman. Pasalnya, PDI-P dalam pemilihan umum (Pemilu) 2024 nanti, mendapatkan nomor urut 3. Pada pendaftaran ini, juga dilakukan pada jam 3 sore.
"Angka 3 adalah salam mental. Tahun 2024 tidak hanya Pileg, namun juga Pemilihan Presiden (Pilpres). Dan dalam Pilpres nanti, PDI-P telah mengusung Mas Ganjar Pranowo," pungkasnya.
Sementara itu, Sugiri Sancoko yang juga sebagai Ketua Bapilu di DPC PDI-P Ponorogo mengaku dirinya baru turun dari perjalanan pulang umrah. Sengaja langsung ikut dalam penyerahan berkas untuk bacaleg PDI-P ke KPU Ponorogo.
Baca Juga: Usai Operasi, Hidung Jessica Iskandar Dianggap Tak Berubah
"Saya hari ini masih cuti umrah, makanya saya memakai baju merah untuk ikut mengantarkan berkas bacaleg dari PDI-P Ponorogo," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ribuan Mahasiswa Bergoyang Bersama Woro Widowati di Kampus II IAIN Ponorogo Meski Diterpa Hujan Sebelum Konser: Serunya Aksi Menggugah Semangat!
-
"Ini Dia! Diantar Ratusan Seniman Daftar di KPU Ponorogo untuk Pemilu Mendatang, Partai NasDem Optimis Raih Kursi Mayoritas
-
Ini Strategi Petugas Rutan untuk Cegah Kejahatan di Dalam: Gelar Razia di Kamar Warga Binaan!
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Respons Pelatih Persija Usai Shayne Pattynama Dikritik Tajam Bung Binder
-
Ilusi Gaji UMR: Terlihat Besar di Atas Kertas, Hilang Begitu Saja Sebelum Akhir Bulan
-
KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!
-
Kasus Andrie Yunus Tetap di Militer, Menko Yusril Respons Usul Gibran Soal Hakim Ad Hoc
-
Jelang Persib Bandung vs Bali United, Ramon Tanque Fokus dan Siap Kerja Keras
-
Sinopsis Ain, Film Horor Indonesia yang Siap Tayang di Rusia
-
Suap Ijon Proyek Bekasi: KPK Sita Duit Kadis Henri Lincoln, Diduga 'Uang Panas' dari Sarjan
-
Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal
-
BRI Setujui Dividen Jumbo Rp52,1 Triliun, Kinerja Solid Jadi Penopang
-
Riset Global Soroti Inovasi Pertanian AI dari Indonesia, Disebut Bisa Pulihkan Tanah Rusak