Suara ponorogo – Kabar gembira bagi masyarakat yang memiliki bisnis budidaya ikan hias.
saat ini diketahui masyarakat Arab Saudi memiliki hobi memelihara hewan peliharaan, terutama ikan hias. Kebiasaan ini membuka peluang luas bagi pelaku usaha ikan hias Indonesia.
Indonesia menempati posisi ketiga sebagai negara penghasil ikan hias terbesar di dunia yang mengekspor ke Arab Saudi.
Atase Perdagangan KBRI Riyadh, Gunawan, menyatakan bahwa peluang untuk meningkatkan impor ikan hias dari Indonesia sangat besar, karena para pelaku usaha Arab Saudi berkomitmen untuk meningkatkan transaksi pembelian ikan hias dari Indonesia.
‘Pengusaha Arab Saudi berencana akan meningkatkan transaksi pembelian ikan hias dari Indonesia. Ini peluang sangat besar bagi pelaku usaha ikan hias di tanah air,” ungkapnya
Dalam pertemuan bisnis antara Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Abdul Azis Ahmad, dan Atase Perdagangan KBRI Riyadh dengan CEO Pet Oasis Company (POC), Syakir Alghamdi di Riyadh, Arab Saudi pada 3 Mei 2023, Gunawan mengungkapkan bahwa potensi ekspor hewan peliharaan termasuk ikan hias air tawar sangat besar, mengingat Indonesia adalah negara tropis dengan sebagian besar wilayahnya adalah perairan.
Selain hewan peliharaan, POC juga berencana untuk mengimpor perlengkapan dan jasa tenaga ahli dokter hewan Indonesia ke Arab Saudi.
“Potensi ekspor hewan peliharaan termasuk ikan hias air tawar sangat besar mengingat Indonesia sebagai negara tropis dan sebagian besar wilayahnya perairan. Indonesia mempunyai sumber daya hewan peliharaan yang sangat bervariasi dan dalam jumlah yang besar,” jelasnya
Menurut Gunawan, budi daya ikan hias air tawar di Indonesia melibatkan peternak dengan skala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Oleh karena itu, pemerintah, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta asosiasi perlu meningkatkan kompetensi para peternak dan kapasitas produksi budidaya ikan hias air tawar melalui skema integrasi dengan agregator yang dapat mendorong peningkatan ekspor bagi pelaku UMKM.
Berdasarkan data statistik perdagangan, nilai ekspor ikan hias Indonesia ke Arab Saudi pada 2022 sebesar US$132 ribu. Angka ini menurun dibandingkan dengan tahun 2021 yang sebesar U$344 ribu akibat pandemi Covid-19 dan kenaikan tiga kali lipat pada ongkos pengiriman. Namun, kemampuan ekspor ikan hias air tawar Indonesia untuk diekspor ke seluruh dunia mengalami peningkatan pada tiga tahun terakhir, yaitu tercatat pada 2022 sebesar US$29,55 juta, pada 2021 sebesar US$27,85 juta, dan pada 2020 sebesar US$24,68 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Sinopsis Azure Spring, Drakor Baru Sajikan Kisah Hangat Dua Penyelam di Desa Tepi Laut
-
Kejagung Buru Pihak Swasta Pemberi Fee Rp1,5 Miliar ke Ketua Ombudsman Hery Susanto
-
Akses Menuju Surga Gigi Hiu Kini Dipoles Beton, Pemprov Lampung Kucurkan Rp25 Miliar
-
Bupati Mimika Johannes Rettop Raih KWP Award 2026, Kepala Daerah Paling Inovatif
-
Gaya Casual ke Formal Look, 4 Ide Outfit ala Shin Hae Sun yang Super Chic!
-
Detik-Detik Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Hancur di Kalimantan Barat
-
Sicario: Day of the Soldado, Perang Kartel yang Tanpa Ampun, Malam Ini di Trans TV
-
Wali Kota Samarinda Minta Pemprov Kaltim Tunda Redistribusi BPJS 49 Ribu Warga
-
Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir
-
Uang Rakyat Kembali! Kejati Lampung Sita Rp7,8 Miliar dari Koruptor Tol Terpeka