Suara Ponorogo - Setelah menanti selama 12 tahun dan melewati berbagai rintangan, seorang dalang di Ponorogo, Sindu Parwoto, akhirnya dapat mewujudkan impian suci untuk berangkat haji pada tahun 2023 ini. Kisah inspiratifnya menjadi bukti nyata bahwa kesabaran dan keyakinan akan membuahkan hasil. Dengan penuh syukur, pria berusia 62 tahun itu bersiap-siap melaksanakan ibadah haji.
Bermukim di Jalan Wibisono, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Sindu kini dapat bernafas lega. Pedalang handal tersebut telah mengatasi berbagai tantangan yang dihadapinya. Ia telah siap sepenuhnya untuk berangkat haji, mempersiapkan diri secara mental dan fisik.
Sindu menceritakan bagaimana keinginannya tertunda tiga kali. Ia telah mendaftar pada tahun 2011 dan seharusnya mendapatkan porsi berangkat pada tahun 2018. Namun, proyek pembangunan di Masjidil Haram membuatnya harus menunda hingga tahun 2020.
Sayangnya, pada tahun 2020, pandemi Covid-19 melanda, dan baru pada tahun 2022, ada kemungkinan untuk berangkat. Namun, Sindu mendapati bahwa kuota hanya tersedia 50 persen dan pada usia 65 tahun, ia tidak memenuhi syarat untuk berangkat.
"Padahal pada tahun 2022, usia saya baru 61 tahun, tetapi saya masih tidak bisa berangkat. Akhirnya, kesempatan berangkat pun datang pada tahun ini," ujar Sindu kepada wartawan pada Senin (22/5/2023).
Sindu menjelaskan bahwa proses perjalanannya menuju haji tahun ini hampir sama dengan filosofi dalam dunia pewayangan. Seperti makhluk hidup lainnya, manusia juga harus melewati proses, tantangan, dan rintangan untuk mendapatkan wahyu atau anugerah dari Yang Maha Kuasa.
"Sebagai umat Islam, ibadah haji merupakan ujian bagi kita. Ujian kesabaran, sebagaimana yang dialami oleh seorang kesatria dalam pewayangan yang harus diuji terlebih dahulu sebelum mendapatkan wahyu," jelas Sindu.
Selain itu, Sindu juga menyadari pentingnya menahan hawa nafsu dan bersabar dalam menghadapi ujian-ujian tersebut. Sebagai seorang Muslim, melaksanakan ibadah haji merupakan bagian dari melengkapi rukun Islam.
"Melalui ibadah haji, keyakinan yang kita anut menjadi sempurna. Namun, kita harus melewati ujian kesabaran yang memakan waktu bertahun-tahun dan menghadapi kegagalan dalam berangkat akibat berbagai permasalahan. Akhirnya, pada tahun ini, saya dapat berangkat," tandas Sindu dengan tulus.
Sementara itu, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Ponorogo, Marjuni, mengungkapkan bahwa jumlah jemaah haji di Ponorogo mencapai 497 orang. Lebih menarik lagi, sebanyak 400 orang atau 80 persen dari total jemaah tersebut berusia di atas 50 tahun.
Dengan semangat dan keyakinan, Sindu Parwoto mengajarkan kita semua tentang arti sejati dari kesabaran dan kepercayaan. Kisahnya yang inspiratif memberikan harapan kepada banyak orang bahwa ketekunan dan keyakinan akan membuahkan hasil. Semoga perjalanan haji Sindu berjalan lancar dan membawa berkah bagi dirinya dan seluruh jemaah haji lainnya.
Berita Terkait
-
Bayi Tanpa Tempurung di Ponorogo Meninggal Dunia: Upaya Penanganan Medis Dilakukan, Namun Tak Berhasil"
-
Kontroversi Uji Coba E-Parking di Kabupaten Ponorogo: Kendala Operasional dan Kritik Petugas Parkir
-
Pengadilan Negeri Ponorogo Terima Ratusan Permohonan Surat Bebas Pidana dari Bacaleg Pemilu 2024, 4 Diantaranya Mantan Napi
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
BMKG NTT: Kabar Gempa Susulan Besar Pukul 09.00 WITA Hoaks, Jangan Percaya!
-
Gempa Bumi NTT di Mbay Robohkan Tembok Rumah dan Rusak Pelabuhan Maumere
-
Huawei MatePad Pro Max (2026): Tablet Super Tipis yang Serius Mengajak Laptop Pensiun
-
Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
-
Mensesneg Nyatakan Kesiagaan Penuh Pascagempa Bumi NTT
-
Basarnas Evakuasi 3 Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa Bumi NTT di Maumere
-
Bukannya Jarah Isi Rumah, Pria di Bandar Lampung Ini Malah Angkut Pagar Milik Warga
-
Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus
-
HUT ke-81 RI dan Merdeka dari FOMO: Saatnya Berhenti Mengikuti Semua Tren!
-
Muhammad Kiandra Ramadhipa Berbagi Inspirasi di Purwokerto Jelang AHDC 2026