Suara Ponorogo - Suatu video eksibisionis perempuan telah menjadi perbincangan hangat di seluruh Kabupaten Ponorogo. Tidak hanya satu video, tetapi beberapa video dengan durasi yang berbeda telah tersebar luas melalui aplikasi pesan WhatsApp.
Video tersebut juga disertai dengan foto-foto tanpa busana perempuan yang sama, meningkatkan kontroversi dan kekhawatiran di masyarakat. Durasi video bervariasi, mulai dari 1 menit hingga 1 menit 32 detik. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang perempuan dengan rambut panjang sedang melakukan perilaku yang tidak senonoh.
Menyikapi situasi ini, pihak Kepolisian Resor Ponorogo langsung turun tangan untuk mengatasi penyebaran video eksibisionis yang meresahkan ini. "Kami telah menerima laporan ini dan sedang melakukan penyelidikan intensif," ujar Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia, pada hari Selasa (30/5/2023).
Dalam upaya mengungkap kasus ini, pihak kepolisian sedang mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan dan berusaha mengidentifikasi lokasi di mana video tersebut diambil. Selain itu, mereka juga berupaya menemukan individu pertama yang menyebarluaskan video tersebut, serta mencari tahu motif di balik perbuatan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Ponorogo yang juga pernah menjabat di Polres Nganjuk ini menghimbau kepada masyarakat untuk tidak ikut menyebarkan video eksibisionis yang terlarang ini. "Mari kita bersama-sama menghormati privasi individu yang terdapat dalam video ini. Kita akan tetap berusaha untuk menyelidiki kasus ini dengan serius," tegasnya.
Berita Terkait
-
Sindikat Pencurian Alat Pertanian Terbongkar di Ponorogo: Polisi Amankan Pelaku dan Sita Barang Bukti!
-
Ketua DPRD Ponorogo Mengungkap Keprihatinan saat Atap Sekolah Roboh: Langkah Dewan akan Jadi Sorotan
-
Komitmen Atau Kemudahan? Bupati Ponorogo Minta Tenaga Kesehatan PPPK Tetap Setia dengan Tempat Kerja Pilihan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ramalan Shio 24 Agustus 2026, 4 Shio Ini Diprediksi Jalani Hidup yang Lebih Mudah
-
Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha