Suara Ponorogo - Operasi Sikat Semeru, yang berlangsung dari tanggal 15 hingga 26 Mei 2023, telah mengungkapkan 10 kasus kejahatan yang berhasil diungkap oleh Polres Ponorogo. Dalam operasi selama 12 hari tersebut, sebanyak 11 pelaku kejahatan berhasil ditangkap.
"Pada Operasi Sikat Semeru kali ini, Polres Ponorogo berhasil mengungkap 10 laporan kejahatan dengan menahan 11 tersangka," kata Kapolres Ponorogo, AKBP Wimboko, dengan penuh keyakinan.
Kasus-kasus yang terungkap kebanyakan berkaitan dengan tindak pencurian, baik itu pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), maupun pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Dari total kasus tersebut, 6 di antaranya merupakan kasus curat, 3 kasus terkait curanmor, dan 1 kasus sisanya terkait curas. Kejadian-kejadian tersebut menyebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Ponorogo.
"Dalam kasus curat, terdapat 7 tersangka yang berhasil ditahan, sementara kasus curanmor melibatkan 3 tersangka, dan kasus curas hanya melibatkan 1 tersangka," jelasnya.
Dalam kasus curanmor, Kapolres Wimboko menjelaskan bahwa dari 3 tersangka yang ditangkap, 2 di antaranya masih di bawah umur. Hal ini terkait dengan kejadian di Desa Sampung, Kecamatan Sampung, dan Kelurahan Keniten, Kecamatan Kota.
Meskipun tersangka tersebut berbeda, namun modus operandi yang digunakan sama. Para pelaku melihat peluang untuk melakukan pencurian ketika situasi sepi, dan kunci kontak masih terpasang di sepeda motor. Hal ini memberikan mereka kebebasan lebih untuk menjalankan aksinya.
"Tindakan kejahatan ini terjadi karena adanya kombinasi niat dan kesempatan. Saya mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan mengantisipasi tindak kejahatan pidana. Jangan sembarangan meninggalkan kunci kontak, apalagi dengan meninggalkannya terpasang di sepeda motor," pungkasnya dengan tegas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
Terkini
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1
-
Dugaan Mafia Solar di Sumsel Belum Reda, 21 Ton BBM Ilegal Kini Terbongkar di Sungai Musi
-
UI Luncurkan Aplikasi MAKA, Media Belajar Berbasis Gamifikasi untuk Anak Usia 3-8 Tahun
-
PGE Bor Sumur Baru PLTP Lumut Balai di Muara Enim, Kejar Tambahan Listrik 55 MW
-
KPK Panggil Ibu Rumah Tangga Jadi Saksi Kasus Suap Audit BPK Muara Enim
-
Seret Kemenhut, KPK Dalami Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung Bupati Kuansing
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan
-
Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri