Suara Ponorogo - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur, dikabarkan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp14,3 miliar untuk pembayaran gaji ke-13 aparatur sipil negeri (ASN) di lingkungan pemerintah daerah setempat. Namun, keputusan ini telah memicu keraguan terkait prioritas penggunaan dana tersebut.
Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Madiun, Sidik Muktiaji, menyatakan bahwa gaji ke-13 diberikan kepada para ASN sebagai bantuan untuk membiayai pendidikan anak-anak mereka. Pencairan gaji ke-13 dijadwalkan akan dilakukan pada Selasa, 13 Juni 2023.
“Pencairan tersebut dilakukan untuk membantu keluarga ASN dalam hal belanja pendidikan bagi putra-putrinya," kata Sidik Muktiaji” kepada ANTARA
Gaji ke-13 ini besarnya setara dengan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini dan terdiri dari gaji pokok dan beberapa tunjangan lainnya, seperti tunjangan keluarga, makan, dan jabatan.
Total terdapat 3.285 penyelenggara pemerintah di lingkup Pemkot Madiun yang akan menerima gaji ke-13 tersebut. Termasuk di antaranya adalah wali kota dan wakil wali kota, 2.894 orang ASN, 360 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan 29 anggota DPRD. Dana sebesar Rp14,3 miliar telah dialokasikan untuk membiayai kebutuhan ini.
Namun, ada keraguan apakah anggaran tersebut akan benar-benar digunakan untuk tujuan yang tepat. Beberapa pihak mempertanyakan apakah gaji ke-13 ini akan digunakan secara efektif dan tidak konsumtif.
Sementara para tenaga kontrak atau upahan tidak mendapatkan gaji ke-13 ini, tenaga honorer tetap berhak menerimanya. Namun, pembayaran untuk tenaga honorer baru dapat dilakukan bulan depan karena masih dalam proses penyusunan rancangan rencana anggaran kas di setiap organisasi perangkat daerah (OPD).
"untuk yang tenaga kontrak atau upahan, tidak dapat gaji ke-13 tersebut," katanya
Terdapat sekitar 286 orang tenaga honorer yang tercatat. Pemerintah berharap agar gaji ke-13 ini digunakan sesuai dengan peruntukannya dalam bidang pendidikan dan bukan untuk pengeluaran konsumtif. Sidik Muktiaji menekankan pentingnya penggunaan dana tersebut untuk persiapan pendaftaran dan kebutuhan sekolah anak-anak pada tahun ajaran baru ini.
Baca Juga: Siap Kawal Kasus Mafia Tanah Kas Desa, JCW Harap Aktor Lain Dapat Terungkap
Kritik terhadap alokasi dana gaji ke-13 ini semakin berkembang, dengan harapan agar Pemkot Madiun memastikan penggunaan dana yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan yang mendesak.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
5 Serum Tranexamic Acid untuk Memudarkan Flek Hitam dan Bekas Jerawat
-
100 Kader Posyandu Sulsel Dibekali 25 Keterampilan Dasar
-
Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 Bareng Telkomsel dan MAXStream, dari Sumatra hingga Maluku
-
2 Pemuda di Medan Terancam Pidana 6 Tahun dan Denda Rp60 M Usai Isi Pertalite Pakai Jeriken
-
Obsesi Viral: Bagaimana Film Baru Warkop DKI Menyentil Fenomena 'Haus Validasi' di Medsos?
-
Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi
-
Urutan Skincare yang Benar Harus Double Cleansing? Ini Kata Dokter Kulit untuk Jaga Skin Barrier
-
WALHI: PETI di Sumbar Sudah Hancurkan Lebih dari 10 Ribu Hektare Hutan dan Lahan
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Review The Wizard of Oz: Dongeng Klasik tentang Perjalanan Menemukan Diri