Suara Ponorogo - Terobosan terbaru dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Ponorogo telah memunculkan angin segar bagi para ketua OSIS tingkat SMP/MTs yang lulus tahun ini.
Golden Tiket, inovasi kebijakan dari Gubernur Provinsi Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa dalam PPDB 2023, memberikan peluang langka kepada para siswa berprestasi untuk masuk ke sekolah impian mereka.
Kebijakan kuota Golden Tiket ini, yang diperkenalkan oleh Bu Gubernur, bertujuan untuk menyiapkan calon pemimpin masa depan. Setiap SMA/SMK di Ponorogo hanya diberikan kuota Golden Tiket untuk satu orang saja, sehingga persaingannya menjadi semakin menarik.
Jika terdapat lebih dari satu siswa yang mendaftar melalui jalur Golden Tiket di sekolah yang sama, maka akan dilakukan perengkingan berdasarkan prestasinya. Siswa dengan peringkat terbaik akan mendapatkan kesempatan untuk masuk ke sekolah tersebut.
Eko Budi Santoso, Kasie SMA Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim wilayah Ponorogo menjelaskan "Golden Tiket ini sebenarnya diambil dari kuota jalur prestasi lomba sebesar 5 persen. Kuota ini diberikan untuk menjaring siswa yang memiliki beragam bakat dan jiwa kepemimpinan,"
Menariknya, Golden Tiket tidak hanya berlaku untuk lulusan ketua OSIS, tetapi juga untuk penghafal Al Quran. Mekanisme pendaftaran dan perengkingan sama seperti bagi ketua OSIS.
Jika terdapat lebih dari satu siswa penghafal Al Quran yang mendaftar melalui Golden Tiket di sekolah yang sama, maka akan dilakukan perengkingan berdasarkan jumlah hafalan. Siswa yang memiliki jumlah hafalan terbanyak berhak menggunakan Golden Tiket tersebut.
"Mekanisme Golden Tiket juga sama dengan Golden Tiket untuk ketua OSIS. Jika terdapat lebih dari satu pendaftar, maka akan dilakukan perengkingan," tambah Eko.
Dengan adanya kebijakan Golden Tiket ini, siswa-siswa berprestasi di Kabupaten Ponorogo memiliki kesempatan langka untuk meraih impian mereka dengan memasuki sekolah yang diinginkan.
Baca Juga: Eks Komisioner Ungkap Aset Mangkrak di Ancol, DPRD DKI: Kita Selama Ini Dibohongi
Selain itu, kebijakan ini juga mendorong semangat belajar dan prestasi di kalangan siswa, serta menghargai bakat dan dedikasi mereka dalam berbagai bidang.
Golden Tiket dalam PPDB 2023 telah menjadi berita hangat di kalangan siswa dan orang tua di Ponorogo. Semoga kebijakan ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berprestasi dalam mencapai cita-cita mereka.
Berita Terkait
-
Dipertahankan Ponorogo Sarankan Masyarakat Pilih Hewan Kurban dengan Eartag untuk Jaminan Kesehatan
-
Kisah Haru Muhammad Dimas Alfahri: Balita Ponorogo yang Menghadapi Tantangan Tumor Mata dengan Tabah
-
Pemkot Madiun Alokasikan Anggaran Gaji ke-13, Tapi Tidak Semua Pegawai Mendapatkannya: Apa Alasannya?
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Proyek Panas Bumi di Sumsel Dikebut, Pertamina Geothermal Perkuat Energi Hijau Nasional
-
Komitmen Ciptakan Lingkungan Ramah Anak, PTBA Dapat Apresiasi dari Bupati Muara Enim
-
Promo QRIS Bank Sumsel Babel Ramaikan HUT Sumsel ke 80 di Merchant Favorit Palembang
-
Hadapi Persijap, Persib Bandung Berpotensi Tanpa Marc Klok, Ini Penyebabnya
-
Pidato Perpisahan dengan Barcelona, Lewandowski Tetap Singgung Liga Champions
-
Dipimpin Cristiano Ronaldo, Ini Skuad Mewah Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
-
Diinjak hingga Dipukul Double Stick, Cerita Korban Pengeroyokan di Jalanan Pekanbaru
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Menanti Sejarah Baru Banten Selatan: 6 Fakta Menarik Perjuangan DOB Kabupaten Cilangkahan
-
Saputra Kori Bawa Jimat dari Bali demi Syuting Film Horor di Korea