Suara Ponorogo - Kabar gembira bagi pecinta seni dan budaya di Kabupaten Ponorogo! Perayaan Grebeg Suro tahun ini akan menjadi lebih istimewa dengan adanya Festival Reog Remaja.
Acara yang akan digelar pada bulan Juli mendatang ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam memperingati tahun baru Islam atau penanggalan Jawa.
Dalam Festival Reog Remaja, para pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan tampil memukau dengan pementasan seni Reog yang memukau.
Menurut Bupati Sugiri Sancoko, Festival Reog Remaja adalah salah satu inovasi yang menarik dalam Grebeg Suro tahun ini.
"Grebeg Suro tahun ini akan ada Festival Reog Remaja yang akan diikuti oleh pelajar SMP," ujar Bupati Sugiri Sancoko dengan antusias.
Festival ini memiliki tujuan untuk menerapkan kaderisasi dan memastikan pelestarian budaya adi luhung dari nenek moyang tidak putus.
Bupati juga mengungkapkan harapannya untuk mengadakan Festival Reog tingkat PAUD di masa depan.
Pengadaan Festival Reog Remaja merupakan upaya nyata dalam menjaga kelangsungan warisan budaya Reog.
Dalam hal ini, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora), Judha Slamet Sarwo Edhi, menjelaskan bahwa Festival Reog Remaja sebenarnya merupakan pembelahan dari Festival Reog Mini yang telah ada sejak lama.
Baca Juga: Groundbreaking Plaza Bung Karno Bersama Kang Emil, Pantun Hasto: Bacawapres Ganjar Ada di Sini
Kepala Dinas yang identik dengan kumis hitamnya ini menekankan bahwa Pada Festival Reog Mini sebelumnya, peserta terdiri dari pelajar tingkat SMP dan SD. Namun, kali ini, Festival Reog Remaja akan difokuskan untuk peserta dari tingkat SMP saja.
Sedangkan pelajar tingkat SD akan diberikan kesempatan dalam Festival Reog Anak yang kemungkinan akan diadakan dalam peringatan Hari Anak Nasional di masa depan.
"Ada masukan dari masyarakat, kalau peserta SMP dan SD itu dipisah. Sehingga untuk pelajar SD nantinya akan diikutsertakan dalam Festival Reog Anak yang ke depan mungkin dilakukan dalam peringatan Hari Anak Nasional," ungkap Judha Slamet Sarwo Edhi.
Festival Reog Remaja akan menjadi momen yang dinanti-nantikan oleh masyarakat Ponorogo. Panggung utama Alun-alun Ponorogo akan menjadi tempat diadakannya pementasan yang spektakuler ini.
Dari tanggal 10 hingga 13 Juli 2023, peserta Festival Reog Remaja akan menampilkan kepiawaian mereka dalam menyajikan seni Reog yang unik dan memukau.
Diharapkan Festival ini dapat memperkuat semangat kaderisasi dan semakin memperkaya kehidupan budaya Ponorogo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Krisis Pakan Ternak Tiap Kemarau, Negara Diminta Tak Lepas Tangan Soal Infrastruktur Air
-
Timah Rakyat Kembali Diserap PT Timah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Bangka Belitung?
-
Rayakan 30 Tahun Romanza, Maestro Tenor Andrea Bocelli Siap Guncang Jakarta dan Borobudur
-
5 Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Sekolah, Cocok untuk SD hingga SMA
-
Jika Aku Mereka: Melihat Dunia dari Sudut Pandang Penyandang Disabilitas
-
Menuju Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia Ladeni Musuh Bebuyutan Malaysia
-
Di Balik El Nino 2026: Mengapa Indonesia Terancam Krisis Air dan Pangan?
-
Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun
-
Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK
-
Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi