Suara Ponorogo - Pemerintah Kabupaten Ponorogo (Pemkab Ponorogo) telah menyiapkan rencana pelaksanaan ibadah kurban untuk tahun 2023.
Dalam rencana tersebut, Pemkab Ponorogo akan menyediakan 5 ekor sapi dan 12 ekor kambing dengan anggaran sebesar 173 juta rupiah.
Hadi Rustiono, Kabag Kesra Pemkab Ponorogo, menjelaskan detail rencana penyaluran hewan qurban.
"Untuk tahun 2023, Pemkab Ponorogo akan menyediakan 5 ekor sapi dengan berat antara 3,5 sampai 5 kwintal. Sementara itu, kami juga akan menyediakan 12 ekor kambing," ungkap Hadi Rustiono.
Salah satu hal menarik dalam rencana qurban ini adalah penyaluran kambing kepada masjid-masjid dan musala yang mengajukan permohonan.
"Kami berencana untuk menyalurkan kambing-kambing tersebut kepada masjid dan musala yang telah mengajukan permohonan. Hal ini sebagai upaya kami untuk meratakan pembagian kurban kepada masyarakat," tambah Hadi Rustiono.
Sementara itu, sapi-sapi yang disediakan akan disalurkan setelah pelaksanaan salat Idul Adha di depan Masjid Agung. "
Dari lima ekor sapi yang disiapkan, kami akan mendistribusikannya ke Masjid Agung Ponorogo, ormas keagamaan, serta kelompok masyarakat yang telah ditentukan," jelas Hadi Rustiono.
Dengan adanya penyaluran hewan qurban yang bervariasi, Pemkab Ponorogo berharap bahwa manfaat kurban dapat dirasakan oleh masyarakat di berbagai wilayah.
"Hewan qurban ini akan disebar ke beberapa daerah, seperti Gajah, Kota, Sukorejo, dan Sampung. Hal ini dilakukan agar manfaat dari kurban dapat menjangkau lebih banyak masyarakat," terang Hadi Rustiono.
Rencana qurban yang disiapkan oleh Pemkab Ponorogo ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat.
Mereka berharap bahwa kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang maksimal bagi mereka yang membutuhkan.
Pelaksanaan ibadah kurban merupakan salah satu tradisi yang dijalankan umat Muslim setiap tahunnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan saling berbagi di antara masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang
-
Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?