SUARA PONOROGO - Gelaran Grebeg Suro selama 10 hari terakhir ternyata tidak hanya menjadi momen budaya yang meriah, tetapi juga membawa berkah ke kas daerah. Salah satu hal yang menonjol adalah sumbangan dari retribusi parkir kategori isidentil.
Menurut data yang dirilis oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Ponorogo, pelaksanaan Grebeg Suro dari tanggal 9 hingga 18 Juli 2023 berhasil menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp51 juta melalui retribusi parkir tepi jalan umum di seputaran Alun-alun Ponorogo.
"Kita mendapatkan pemasukan yang signifikan selama event Grebeg Suro berlangsung pada 9-18 Juli 2023, dari retribusi parkir tepi jalan umum kategori isidentil sebesar Rp51,5 juta," ungkap Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Ponorogo, Setiyo Hari Sujatmiko, dalam jumpa pers Jumat (21/7/2023).
Dari rincian data yang dikumpulkan oleh Dishub Ponorogo, pemasukan dari kendaraan roda empat mencapai Rp17.160.000,-, sementara kendaraan roda dua menyumbang Rp34.360.000.
Kepala Dinas Perhubungan menjelaskan bahwa tarif dasar isidentil diberlakukan selama event Grebeg Suro. Tarif ini adalah Rp3.000 untuk kendaraan roda empat dan Rp2.000 untuk kendaraan roda dua.
Jumlah rata-rata kendaraan roda empat yang parkir dalam sehari mencapai 572 unit, sementara kendaraan roda dua mencapai kurang lebih 1.700 kendaraan bermotor per hari.
Dengan demikian, total kendaraan yang dikenai retribusi parkir selama event Grebeg Suro mencapai 22.900 kendaraan, terdiri dari kendaraan roda empat dan roda dua.
"Jumlah kendaraan yang dikenai retribusi parkir selama event Grebeg Suro mencapai 22.900 kendaraan," tambahnya.
Pendapatan sebesar Rp51 juta dari retribusi parkir ini menjadi angin segar bagi kas daerah Ponorogo, terutama di tengah tantangan ekonomi yang sedang dihadapi.
Baca Juga: Nekat Mangkal di Kawasan Gilingan, Mbokde-mbokde PSK Dikukut Anggota Polsek Banjarsari
Harapannya, pemasukan tersebut dapat dikelola dengan baik dan dialokasikan untuk pembangunan serta pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat setempat.
Grebeg Suro sebagai salah satu tradisi budaya di Ponorogo tidak hanya berhasil melestarikan warisan nenek moyang, tetapi juga membuktikan potensi ekonomi yang dapat dihasilkan dari perhelatan budaya ini.
Diharapkan, keberhasilan Grebeg Suro tahun ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain untuk mengembangkan dan mempromosikan tradisi lokal mereka, sehingga dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat dan daerah
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Canda Cak Imin ke PKS: Tak Apa Kalah Main Mini Soccer, Asal Jangan Jumlah Kursi
-
Ijtima Ulama PKB Soroti Masa Depan PBNU, Minta Muktamar Jombang Bersih dari Praktik Transaksional
-
Sepatu Mirip Samba Cuma Rp190 Ribuan? Review Sepatu Lokal Corolla yang Laris Manis di Shopee
-
Pakar Hukum Soroti Penanganan Dugaan Korupsi dan TPPU yang Menyeret Eks Jampidsus
-
Setiap Langkah Pelari Pocari Sweat Run 2026 Bantu Wujudkan Harapan Anak
-
Punya Bibir Two-Tone? Ini 3 Warna Lipstik Paling Aman yang Bikin Warna Bibir Rata Seketika
-
Menteri PPPA dan Selvi Ananda Kompak Tekankan Peran Keluarga dalam Mendidik Anak
-
Bupati Kuansing Diduga 'Rampok' Hak Petani untuk Disetorkan ke Menhut Raja juli
-
Dibutuhkan 90 Perawat, Apoteker untuk Fasilitas Kesehatan BLUD di Riau
-
"Bisa Aja Lo!" Kelakar Prabowo soal MBG 'Mas Bahlil Ganteng'