Suara Ponorogo - Aksi kejahatan seksual yang dikenal dengan sebutan "begal payudara" kembali mencuat di Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo.
Aksi kejahatan ini semakin mengkhawatirkan warga setempat karena pelaku tampak semakin berani dengan menyasar korban yang tengah mengendarai sepeda motor.
Berbekal motor matic tanpa nomor kendaraan dan mengenakan hoodies bertudung, pelaku menjalankan aksinya dengan sangat licin.
Salah satu korban pelecehan "begal payudara" yang berhasil diwawancarai berinisial IN warga Kecamatan Sambit yang juga seorang ibu rumah tangga. mengungkapkan detil-detil kejadian yang mengejutkan tersebut.
"Posisi yang kecil tak gendong, nomor 2 posisi berdiri di depan. Sempat belok sebelum kejadian, saya sudah melihat pelaku dari arah timur atau di belakang saya," ujar Korban, Jumat (21/7/23)
Kejadian berlangsung di wilayah Tamansari, Kecamatan Sambit. IN menambahkan, "Tiba-tiba orangnya pegang, untungnya orangnya tidak berhasil merampas sesuatu dari saya."
IN menjelaskan bahwa saat kejadian, posisi anaknya yang masih bayi berusia 6 bulan berada di dalam gendongan. Anak nomor 2 yang berusia 3 tahun juga ikut berada di dalam situasi yang menegangkan tersebut.
IN mengungkapkan bahwa dia tengah dalam perjalanan menuju rumah dari Bangsalan menuju arah timur. Dia merasa tidak terlalu waspada karena kondisi cuaca saat itu cukup berangin, dan dia sedang dalam perjalanan santai.
Ketika ditanya mengenai ciri-ciri pelaku, IN dengan tegas menyebutkan, "Naik motor Vario hitam, pakai hoodies hitam, dan jaketnya menutupi wajah dengan masker. Yang paling mencolok, motornya tidak memiliki plat nomor."
Baca Juga: Soal Ahok Jadi Dirut Pertamina, Erick Thohir: Bisa Saja Terjadi
Meskipun di sekitar lokasi kejadian, IN merasa bahwa pelaku tidak berasal dari warga setempat. "Menurut saya, bukan warga sekitar sini. Beda dukuh, mungkin dari dukuh lain," ungkapnya.
IN menekankan, pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian setempat, bahkan untuk menjaga agar tidak ada korban lainya, IN juga menceritakan peristiwa tersebut ke akun Instagram @Ponorogo.update agar masyarakat khususnya wanita lebih berhati-hati saat berkendara.
Berita Terkait
-
Kebakaran Hutan Rakyat di Jenangan Ponorogo: Puntung Rokok Diduga Penyebab, Luas Lahan Terbakar 20 Hektar
-
Lagi-Lagi Terjadi! SDN di Ponorogo Kesulitan Rekrut Siswa Baru, Dewan Soroti Kinerja Dinas Pendidikan
-
Unjuk Rasa Massal: Ratusan Warga Sawoo, Ponorogo Geruduk Kantor Kejaksaan Negeri, Ini Alasannya!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Sebelum Diduga Habisi Nyawa Cucu Mpok Nori, eks Suami Ancam Bunuh Diri Pakai Pisau Gegara Ogah Pisah
-
Usai Beli Saham Capcom, Arab Saudi Bakal Caplok Moonton Rp102 Triliun
-
Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?
-
Novel When My Name Was Keoko, Perjuangan Identitas di Bawah Penjajahan Jepang
-
HP Panas Padahal Gak Main Game? Waspada, Mungkin Ada "Tamu Tak Diundang" Lagi Ngintip
-
15 HP Oppo Terbaru 2026 dan Harganya, Mana yang Cocok Buat Kantongmu?
-
Bukan soal Nominal, Ini Alasan Pentingnya Menghargai Nilai dari Uang Kecil
-
Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas
-
Dubai dan Abu Dhabi Diskon Besar-besaran Tarif Hotel Mewah di Tengah Perang, Minat?
-
Proyek Surya dan Hidrogen Hijau di RI Dapat Suntikan Dana, Regulasi Masih Jadi Hambatan?