SUARA PONOROGO - Informasi Sulitnya mendapatkan elpiji bersubsidi 3 kilogram di kalangan masyarakat menjadi perhatian serius bagi Polres Ponorogo. Untuk mengatasi keluhan ini, aparat kepolisian melakukan pemeriksaan mendalam terhadap Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di wilayah Bumi Reog.
Dalam Pemeriksaan yang dipimpin oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Ponorogo, AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia, dan jajaran di salah satu SPBE yang berlokasi di Jalan Cempaka, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo.
Nikolas menjelaskan, "Kami dari Polres Ponorogo melakukan pengecekan lapangan dan berkoordinasi dengan pihak kepala operasional SPBE terkait proses distribusi, stok, dan harga."
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa stok LPG 3 Kg di SPBE tersebut dalam kondisi penuh. Pengamatan di lokasi juga menunjukkan bahwa truk pengangkut LPG 3 Kg aktif melakukan pengisian dan distribusi, menandakan bahwa distribusi berjalan lancar.
AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia menegaskan bahwa dalam dua pekan terakhir, distribusi LPG 3 Kg berjalan dengan lancar dan stoknya mencukupi.
"Tidak ada masalah dengan distribusi selama kurang lebih dua minggu terakhir," tambahnya.
Selain itu, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan kepala operasional SPBE untuk memastikan seluruh proses distribusi, stok, dan harga berjalan sesuai peraturan yang berlaku.
Dalam periode dua minggu terakhir, jumlah pengiriman LPG 3 Kg mencapai skala besar, sekitar 500 pcs atau 560 tabung. Polres Ponorogo akan terus memantau hingga ke tingkat pengecer untuk memastikan tidak ada kelangkaan atau kenaikan harga.
Pihak kepolisian juga mencatat bahwa tidak ada indikasi penimbunan LPG 3 Kg yang mengganggu ketersediaan. Namun, mereka tetap akan menyelidiki peningkatan konsumsi di masyarakat sebagai kemungkinan faktor penyebab kelangkaan, walaupun distribusi dari SPBE telah dinyatakan aman dan lancar.
Sementara itu, Kuwiatno, Kepala Operasional SPBE LPG PT Gas Alam Bumi Reog, menegaskan bahwa stok LPG 3 Kg saat ini berada dalam kondisi aman, dengan jumlah mencapai 80 ton.
Dengan temuan ini, Polres Ponorogo menegaskan bahwa distribusi LPG 3 Kg berjalan lancar dan stoknya cukup memadai. Pihak kepolisian akan terus memantau situasi hingga tingkat pengecer untuk memastikan pasokan LPG 3 Kg tetap terjaga dan masyarakat dapat memperolehnya dengan mudah.
Upaya ini diambil demi kenyamanan dan kebutuhan masyarakat akan elpiji bersubsidi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Ketua Komjak RI: Indonesia Butuh Lebih Banyak Anak Muda Pembawa Solusi, Bukan Sekadar Pengkritik
-
Prediksi Lini dan Skor Prancis vs Inggris: Siapa Berhak di Posisi Ketiga?
-
Nobar Piala Dunia 2026 BRI Berkesan: Hangat dan Penuh Kebersamaan, Dari Medan Sampai Jakarta
-
Tim 9 Kejagung Diperingatkan Transparan Dan Jangan Main-main Usut Kasus Febrie Adriansyah
-
Miris! Atap Sekolah Disangga Bambu, Siswa SDN 2 Klepu Minta Tolong Bupati Malang
-
Jejak Pengabdian Serda Hengki yang Terhenti dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
-
Cara Memilih Cushion yang Cocok untuk Kulit Berminyak: Anti Longsor, Wajah Bebas Kilap
-
Drama Penggagalan Penyelundupan 977 Burung di Pelabuhan Bakauheni
-
Google DeepMind Hidupkan Gol Legendaris Pel dengan AI, Bukti Teknologi Bisa Merekonstruksi Sejarah
-
Harga Rp24 Ribuan, Apakah Serum Anti Aging Viva Bagus Menurut Pengguna?