SUARA PONOROGO - Ratusan pendukung Persatuan Sepak Bola Ponorogo, Persepon, mengadakan demonstrasi menuntut klarifikasi mengenai partisipasi klub kebanggaan warga bumi Reog dalam kompetisi liga yang dijadwalkan beberapa bulan mendatang.
Mereka juga mendesak perbaikan segera dilakukan pada Stadion Utama Ponorogo agar dapat digunakan dengan layak.
Dalam aksi yang mayoritas diikuti oleh generasi muda, para peserta yang datang dari Stadion Ponorogo memadati pintu gerbang Pendopo Pemerintah Kabupaten untuk menyuarakan aspirasi mereka.
Berkunjung dengan sejumlah kendaraan bermotor, mereka membawa spanduk dan poster berisi dukungan untuk Persepon.
Harapan mereka adalah bertemu dengan Bupati Sugiri Sancoko, yang akhirnya diwakili oleh Sekretaris Daerah Ponorogo, Agus Pramono.
Bambang, koordinator aksi, menyatakan, "Pertama, kami ingin kejelasan mengenai keterlibatan Persepon dalam liga tahun 2023. Kedua, kami prihatin dengan kurangnya pengembangan pemain lokal Ponorogo. Selain itu, kami perhatikan bahwa stadion di tingkat kecamatan tidak memadai."
Lebih lanjut, Bambang menyoroti tuntutan mereka terkait pembangunan Stadion Batoro Katong, yang selama ini hanya berupa janji kosong.
Menurutnya, "Stadion Batoro Katong dianggap sebagai stadion terburuk di Karisidenan Madiun."
Sementara itu, Arif Alhuda, selaku manajer Persepon, menyatakan, "Persepon akan senantiasa berpartisipasi dalam kompetisi yang diadakan oleh PSSI" jelasnya
Baca Juga: Ria Ricis Ketar-ketir Pria Mirip Sule Ini Sebut Happy Asmara Istri Denny Caknan
Bambang juga menjelaskan bahwa mereka akan terus memonitor respons pemerintah daerah terhadap tuntutan massa.
Jika tidak ada tanggapan yang memuaskan, mereka bersedia melanjutkan aksi protes dengan jumlah peserta yang lebih besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Lompat ke Sungai Musi Saat Digerebek, Bandar Sabu Ditemukan Tewas Dua Hari Kemudian
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Aksi Mahasiswa Sumsel Kritisi Pemerintahan Prabowo-Gibran Masih Berlanjut di Palembang
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Perebutkan Gelar Juara di Kudus
-
Cara Elegan Lamine Yamal Bungkam Mulut Pengkritik, Masih Berani Nyinyir?
-
NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG