Suara Ponorogo - Bagi para pelintas yang memilih melewati jalur alternatif menuju Kabupaten Tulungagung atau Kabupaten Trenggalek, ada sebuah tempat istimewa yang wajib untuk dikunjungi.
Terletak di kawasan Gunung Tukul, Kecamatan Sokoo, Kabupaten Ponorogo, warung makan kampung ini telah menjadi tujuan tak terlewatkan bagi warga yang sedang dalam perjalanan.
Dengan letak yang strategis di tengah hutan jati yang mempercantik jalur menuju Kabupaten Bumi Reog, warung tersebut menawarkan cita rasa autentik yang sulit ditemukan di tempat lain.
Krista Mardika Yuani, pemilik warung yang telah beroperasi selama 3 tahun di lokasi tersebut, membagikan cerita menarik tentang perjalanan kuliner yang telah dilaluinya.
"Warung ini telah berdiri sejak tahun 2020 dan menghidangkan hidangan utama berupa nasi timul dengan sayur terong,” terang Krista.
“Saya memilih hidangan khas Desa karena belum banyak yang menawarkannya di Ponorogo. Selain itu, lokasi kami yang berada di tengah hutan jati ini cukup dekat dengan pemukiman," ujar Krista ramah saat berbicara dengan ponorogo.suara.com.
Mayoritas pelanggan yang sering datang berasal dari Kota Ponorogo, meskipun tak jarang juga pelanggan dari daerah lebih jauh yang mampir, terutama mereka yang sedang dalam perjalanan.
Krista menjelaskan, "Resep hidangan ini adalah warisan dari leluhur kami sejak zaman dahulu. Menu andalan kami meliputi nasi tiwul dengan sayur terong, telur dadar, tempe, dan sayur lodeh dengan ayam kampung."
Menariknya, warung ini menawarkan harga yang tetap terjangkau dan pengunjung bisa makan nasi tiwul sepuasnya meski. "Kami berusaha menjaga agar harga tetap terjangkau, sejalan dengan suasana pedesaan yang kami ciptakan di sini," kata Krista sambil tersenyum.
Baca Juga: Shin Hyun Bin Akan Adu Akting dengan Moon Sang Min, Knetz Soroti Gap Usia
Sementara itu, Supriyono (40), salah satu pelanggan dari Kota Ponorogo, menceritakan bagaimana ia nekat menempuh jarak sekitar 30 km dari rumahnya hanya untuk menikmati hidangan nasi tiwul.
Ini semua karena ia merindukan cita rasa makanan masa kecil yang selalu menjadi santapan harian.
“Saya tinggal di Sumoroto dan kunjungan ke warung ini murni untuk bersantap dengan cita rasa khas tempo dulu,” ucapnya.
Warung makan ini, yang dijalankan dengan penuh dedikasi, berhasil merebut hati para pelintas dengan lezatnya nasi tiwul dan sajian tradisional kampung yang autentik.
Perjalanan kuliner ini tidak hanya memuaskan selera, tetapi juga menawarkan pengalaman berharga dalam suasana alam yang tenang dan indah. Bagi para penggemar kuliner dan wisata budaya, tempat ini seharusnya menjadi salah satu tujuan terdekat yang patut dikunjungi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite: Efek Domino di Baik Kenaikan BBM yang Mengintai
-
Pemerintah Batal Naikkan Harga Minyakita
-
DJP Klaim Aturan Baru PPh Final Bikin UMKM Naik Kelas, Bukan Bebani Administrasi Pajak
-
Makeup Anti-Luntur! 4 Setting Spray Mulai Rp38 Ribu untuk Kulit Berminyak
-
Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian
-
5 Lip Oil Terfavorit di Shopee, Pembeli Akui Bibir Lebih Sehat dan Plumpy
-
Klarifikasi Rodri Usai Insiden Kakinya Diinjak Gavi Jelang Piala Dunia 2026
-
Kritik Pedas Mahasiswa untuk Pemerintah: Muak dengan Kondisi Negara, Jengkel dengan Kebijakan!
-
BRI: Stabilitas Pasar Terjaga, Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali