SUARA PONOROGO Kecelakaan tragis yang melibatkan Bus Eka dan Bus Sugeng Rahayu di jalan Maospati – Madiun telah menelan empat korban jiwa akibat benturan keras kedua bus tersebut.
Saksi mata yang berada di lokasi kejadian memberikan laporan tentang pemicu kecelakaan ini, yang diduga disebabkan oleh upaya pengemudi Bus Eka untuk menghindari seorang pejalan kaki, sehingga mengakibatkan tabrakan dengan Bus Sugeng Rahayu yang datang dari arah berlawanan.
Salah satu saksi mata, Yoyok, yang berada di lokasi kejadian saat insiden terjadi, menuturkan
"kondisinya sudah sangat parah. Sopir Bus Eka terjepit di dalam kendaraan, sementara sopir Bus Sugeng Rahayu terlempar keluar dari kendaraannya. Ada dua penumpang yang tergeletak di dalam bus dengan kondisi yang mengkhawatirkan”terangnya
Ia menambahkan “Penyebab kecelakaan ini adalah usaha pengemudi Bus Eka untuk menghindari seorang pejalan kaki yang tiba-tiba muncul di jalan. Akibatnya, Bus Eka menabrak Bus Sugeng Rahayu yang sedang melaju dari arah berlawanan. Kedua bus tersebut saling berpapasan dengan kecepatan tinggi, dan saat itu terdengar benturan yang sangat keras," ungkap Yoyok.
Dampak dari tabrakan tersebut sangatlah parah. Bus Eka mengalami kerusakan yang cukup signifikan, dengan bagian tengah kendaraan yang hampir hancur total. Sementara itu,
Bus Sugeng Rahayu juga mengalami kerusakan pada bagian depan akibat benturan yang hebat. Para penumpang di kedua bus mengalami luka-luka dan trauma akibat kejadian ini.
Kecelakaan ini tidak hanya menyebabkan korban jiwa dan luka-luka, namun juga mengakibatkan lumpuhnya jalur Maospati – Madiun sementara waktu. Pihak berwenang segera melakukan upaya untuk membersihkan lokasi kejadian dan mengembalikan kelancaran lalu lintas.
Pihak kepolisian dari Polres Madiun telah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kronologi kecelakaan ini.
Baca Juga: Erick Thohir Tak Berani Balas Kritik Thomas Doll soal Stadion Patriot, Kenapa?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Bersyukur Persib Kalahkan Persija, Ketua Viking: Tinggal Dua Step Lagi Juara
-
Obral Izin Masuk Berujung Bencana: Ketika Bandar Judi Internasional Menyamar Jadi Wisatawan
-
Persib Bungkam Persija 2-1, Bobotoh Pesta Kemenangan di Bandung
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Viral, ART Resign Setelah 4 Hari Kerja karena Tak Kuat Kena AC dan Mabuk Naik Mobil
-
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Ketua DPRD Kepri Kedapatan Pamer Naik Moge, GMNI Singgung Gaya Hidup Mewah