SUARA PONOROGO - Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, diterjang kebakaran hutan yang melanda sejumlah titik pada Senin (4/9/23) malam ini.
Lokasi kejadian meliputi Desa Tanjung Sari di Kecamatan Jenangan, Desa Galak dan Desa Truneng di Kecamatan Slahung, serta Desa Pager dan Desa Bekare di Kecamatan Bungkal.
Kebakaran ini terjadi mulai dari sore hingga malam hari, menciptakan berbagai tantangan serius bagi petugas pemadam kebakaran. Selain berlokasi di daerah pegunungan yang terjal dan curam, petugas juga dihadapkan pada keterbatasan peralatan yang tersedia.
Hanya ada tiga unit mobil tangki air yang dapat digunakan untuk memerangi api, sementara kebakaran melanda empat lokasi berbeda secara simultan.
Situasi semakin rumit oleh kondisi hutan yang sangat kering dan angin kencang, yang diyakini menjadi pemicu cepatnya penyebaran api.
Titik-titik api yang bermunculan di salah satu wilayah juga menambah kompleksitas upaya pemadaman.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Masun, menjelaskan bahwa salah satu titik kebakaran di Desa Bekare, Kecamatan Bungkal, bahkan sudah terbakar sejak Minggu malam dan baru berhasil dipadamkan pada malam ini.
"Titik api di Bekare sudah menyala sejak kemarin malam, dan baru dapat dipadamkan malam ini. Selain itu, ada empat titik lainnya, yaitu Tanjung Sari, Truneng, Galak, dan Pager yang masih terus berapi," ujar Masun.
Puluhan personel dari berbagai lembaga, termasuk BPBD, Damkar TMI, Polri, dan relawan desa, saat ini bekerja sama dalam upaya pemadaman.
Baca Juga: Top Skor Liga Inggris 2023-2024: Pemain Brentford dan Brighton Ancam Posisi Erling Haaland
Kepedulian dan kerja keras bersama dari semua pihak sangat diperlukan untuk mengatasi bencana ini. Masyarakat Ponorogo berharap agar situasi ini dapat segera diatasi untuk menghindari kerugian yang lebih besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123