SUARA PONOROGO - Ponorogo, Jawa Timur - Kejaksaan Negeri Ponorogo melakukan penggeledahan di Kantor Desa Sawoo, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, terkait dugaan tindak pidana korupsi pungutan liar (Pungli) dalam penerbitan surat segel tanah oleh oknum perangkat Desa Sawoo. Tindakan ini dilakukan dalam periode 2021 sampai 2022.
Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Ponorogo, Angung Riyadi, mengungkapkan bahwa penggeledahan dilakukan pada Kamis (7/9/2023).
Operasi tersebut berlangsung dari pukul 11.00 hingga pukul 14.00 WIB. Tim penyidik Kejaksaan Negeri Ponorogo terlibat aktif dalam penggeledahan ini.
"Kemarin, pada pukul 11.00 siang, kita melaksanakan kegiatan penggeledahan di Kantor Desa Sawoo dengan tujuan mencari dokumen atau bukti terkait dugaan pungutan liar di Desa Sawoo" ungkap Angung Riyadi.
Hingga saat ini, belum ada perkembangan signifikan yang dapat diungkap sebagai fakta baru dalam penyelidikan ini.
Tim penyidik Kejaksaan Negeri Ponorogo terus berupaya mencari bukti-bukti yang lebih konklusif dari dokumen-dokumen yang ditemukan dalam penggeledahan tersebut.
"Penggeledahan berlangsung selama tiga jam dengan melibatkan sepuluh anggota kejaksaan dan tiga mobil dinas. Selama proses penggeledahan, kami melakukan penelitian mendalam terhadap dokumen-dokumen yang berhasil kami amankan, serta data-data yang relevan dengan perkara ini," jelas Angung Riyadi.
Dalam tahap awal penyelidikan ini, sebanyak 44 saksi telah diambil keterangan mereka oleh tim penyidik.
Namun, Angung Riyadi mengindikasikan bahwa jumlah ini mungkin akan bertambah seiring perkembangan penyelidikan.
Baca Juga: 7 Bahan Kosmetik Ini Berasal dari Hewan, Ada yang Dari Kutu?
"Apakah jumlah saksi yang sudah kami ambil keterangan sudah cukup atau tidak, itu akan menjadi pertimbangan yang kami rapatkan dalam tim. Kami berharap, dengan kerja keras tim penyidik, kasus ini dapat mengalami perkembangan yang signifikan hingga akhir tahun ini" tutup Angung Riyadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN