SUARA PONOROGO - Pantai Bangsring di Banyuwangi, Jawa Timur, telah mengalami perubahan yang mengagumkan berkat upaya konservasi terumbu karang yang dilakukan oleh penduduk setempat, dengan dukungan dari PT Pertamina.
Seorang warga setempat, Talianto, berbicara tentang perjalanan panjang mereka dalam menjaga kelestarian biota bawah laut dan perubahan positif yang telah terjadi di daerah tersebut.
Dengan sinar kebahagiaan yang bersinar di matanya, ia menceritakan tentang perubahan dramatis yang telah terjadi.
"Dulu itu di sini sangat kumuh dan kotor, bahkan warga menganggapnya sebagai tempat yang angker. Tetapi sekarang, setelah ada destinasi wisata ini, kami tidak merasa takut lagi," kata Talianto dengan senyum.
Upaya konservasi dimulai pada tahun 2014 dengan dana mandiri. Talianto dan rekan-rekannya mulai menjaga terumbu karang setempat dan mendapatkan apresiasi dari masyarakat.
Namun, mereka menghadapi kendala karena kurangnya pengalaman. "Kami adalah pemula dalam hal ini. Namun, kami tidak menyerah. Kami mencoba berbagai hal, termasuk menyewakan alat snorkeling kepada mahasiswa yang magang di sini," ungkap Talianto.
Awalnya, hanya ada 5 unit alat snorkeling yang disewakan, tetapi hal ini menjadi langkah awal yang penting.
Keberadaan anak-anak muda yang datang ke pantai Bangsring untuk magang ternyata menjadi kunci keberhasilan.
Mereka membantu mempromosikan destinasi ini melalui media sosial, menarik lebih banyak pengunjung, dan secara efektif meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
"Kami melihat perubahan besar dalam kesejahteraan kami. Pendapatan harian dari sektor wisata telah meningkat secara signifikan, mencapai antara 150 hingga 250 ribu rupiah. Bahkan nelayan lokal mendapatkan antara 100 hingga 300 ribu rupiah," tambahnya.
Sejak tahun 2020, PT Pertamina telah terlibat dalam upaya konservasi terumbu karang di pantai Bangsring.
Ahad Rahedi, Area Manager Communication Relation & CSR PT Pertamina Patra Niaga Region Jatimbalinus, menjelaskan, "Kami telah memulai program konservasi untuk kelestarian hayati biota bawah laut sejak awal tahun 2020. Salah satu fokus utama program CSR Pertamina adalah lingkungan, dan kami selalu merencanakannya dalam setiap siklus program kami."
Pertamina telah memberikan dukungan yang signifikan untuk perubahan cara pandang masyarakat nelayan.
"Para nelayan di sana sekarang menjadi pejuang terumbu karang. Dulu, mereka kurang memahami cara mencari ikan dengan cara yang aman dan berkelanjutan. Namun, kami telah mencoba mengubah pola pikir mereka. Mereka sekarang menjadi pelaku yang melindungi biota bawah laut untuk kesejahteraan mereka sendiri," kata Ahad Rahedi.
Pantai Bangsring, yang dulunya tidak ramah dan angker, kini telah menjadi destinasi wisata yang populer.
Dengan lebih dari 1000 pengunjung per hari selama liburan dan sekitar 150 pengunjung pada hari biasa, perubahan positif ini bukan hanya mengubah lingkungan, tetapi juga menginspirasi masyarakat setempat untuk lebih peduli terhadap lingkungan laut mereka sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen
-
Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027
-
Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA
-
Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian
-
Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya
-
Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap
-
Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran
-
Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak
-
Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib
-
Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong