Suara ponorogo – Bayi ramadani Pelangi Qurani (3,5) putri pasangan Siti Muamah dan Fahrudin warga Dusun Krajan, Desa Pulosari Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo Jawa Timur yang mengalami luka bakar hingga 50 persen akhirnya mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit dr. Sutomo Surabaya.
Ramadani mendapatkan perawatan baik dengan bantuan pembiayaan dari pemerintah kabupaten Ponorogo lewat program Pembiayaan Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat Miskin (Biakes Maskin) karena kedua orang tua korban masuk dalam daftar keluarga yang tidak mampu.
Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Ponorogo, Supriadi menuturkan, selain tergolong kleuarga yang tidak mampu, keluarga korban juga tidak memiliki kartu Indonesia sehat
“Biaya perawatan di rumah sakit Surabaya ditanggung Pemerintah lewat program Biaskes Maskin. Sebab keluarga Ramadani kurang mampu” kata Supriadi
Ia menambahkan bahwa untuk pengurusan administrasi Biakes Maskin telah diselesaikan pada tanggal 19 September 2023 lalu. Sehingga biaya pengobatan untuk balita Ramadani sudah beres, tidak ada kendala lagi.
“KIS-nya juga kita urus. InsyaAllah tanggal 1 Oktober 2023 nanti mereka sudah mempunyai KIS,” katanya.
Untuk diketahui sebelumnya, peristiwa balita terjebur di panci kuah sayuran yang panas terjadi di Kabupaten Ponorogo. Kejadian itu terjadi di Dusun Krajan Desa Pulosari Kecamatan Jambon pada hari Minggu (17/9) lalu.
Korban yang diketahui Bernama bernama Ramadani Pelangi Qurani merintih menangis kesakitan, saat dirinya tercebur ke dalam wadah kuah sayuran panas yang dibuat oleh orangtuanya. Akibatnya, sekitar 50 persen kulit dari balita tersebut melepuh.
Baca Juga: Aktif Berdayakan UMKM, BRI Kembali Selenggarakan Program Inovatif Pengusaha Muda BRILiaN 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
KSAD Minta Keluarga Prajurit TNI yang Bertugas di Lebanon Tak Risau: Doakan Saja
-
Menjangkau Area Terisolir, Tito Pastikan Bantuan Tersalurkan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
-
Langit Lampung Membara: Misteri Cahaya Api yang Bikin Warga Teriak Rudal
-
Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur, Menlu Sugiono Mengutuk Keras Serangan Terhadap Pasukan UNIFIL
-
Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat
-
Dandhy Laksono Kembali Bersuara Lewat Menolak Punah: Potensi Ledakan Penyakit Akibat Fashion Modern
-
Persiapan Bagus, Imran Nahumarury Pastikan Semen Padang Siap Hadapi Persib
-
SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga
-
Proliga 2026: Bhayangkara Presisi Tinggal Selangkah Lagi Juara Putaran Pertama
-
Demi Hemat Anggaran, Gedung DPR Gelap Gulita: Lampu dan AC Mati Sejak Sore