Suara Ponorogo - Antusiasme yang rendah terlihat dalam upaya pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk merekrut tenaga medis berpengalaman dalam posisi Dokter Spesialis melalui mekanisme Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Meskipun Pemerintah Bumi Reog telah membuka pendaftaran untuk enam formasi PPPK nakes, yang ditujukan untuk Dokter Spesialis, sayangnya, tak ada satu pun pelamar yang mendaftar.
Formasi yang kosong ini meliputi Ahli Muda Dokter Spesialis Anak, Ahli Muda Dokter Spesialis Bedah, Ahli Muda Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, Ahli Muda Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Ahli Muda Dokter Spesialis Radiologi, serta Ahli Pertama Penata Anestasi. Keadaan ini sangat memprihatinkan, mengingat pentingnya kehadiran Dokter Spesialis di sistem kesehatan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, Andy Susetyo, mengakui bahwa situasi ini bukan hal yang baru.
Bahkan beberapa tahun sebelumnya, lowongan untuk Dokter Spesialis selalu kosong. Bahkan saat pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018, lowongan untuk Dokter Spesialis juga tak ditempati.
"bahwa formasi yang tak tersentuh oleh pelamar ini akan diajukan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sementara itu, kebutuhan akan Dokter Spesialis di Kabupaten Ponorogo sangat mendesak, terutama dengan rencana pembukaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Harjono dan Hospitel Bantarangin di Kecamatan Kauman" terangnya, senin {16/10/23)
Sangat disayangkan bahwa meskipun terdapat 912 formasi PPPK yang tersedia di Kabupaten Ponorogo pada tahun 2023, termasuk 447 formasi untuk tenaga kesehatan (nakes), hanya 2.474 orang yang mendaftar, dan tak seorang pun yang tertarik untuk posisi Dokter Spesialis.
Semoga langkah-langkah lebih menarik dan insentif yang lebih besar dapat diterapkan untuk menarik para spesialis medis ke daerah ini, sehingga kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang berkualitas dapat terpenuhi.
Baca Juga: Nasib Gibran di Kandang Banteng Pasca Putusan MK, Politisi PDIP: Tunggu Step By Step Saja
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Usai Lebaran 2026, Nonton Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Ini Jadwal Lengkapnya
-
Arus Balik Lebaran 2026 Kapan Dimulai? Pemudik Harus Siap Hadapi Puncaknya
-
Film Dream Animals: The Movie, Hewan Lucu Selamatkan Dunia Camilan
-
6 Buah untuk Turunkan Asam Urat Tinggi Pasca Lebaran secara Alami, Konsumsi Rutin
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden
-
Kapan Lebaran Ketupat 2026? Ini Jadwal dan Makna Perayaannya
-
Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor
-
1.639 Narapidana di Bali Dapat Remisi Idul Fitri, 26 Langsung Bebas!
-
Review S Line: Garis Merah yang Menguak Rahasia Terdalam Manusia