Suara Ponorogo - Upaya pencegahan penyakit rabies di Kabupaten Ponorogo terus ditingkatkan oleh Perkumpulan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jatim 5. Mereka telah mengambil langkah konkret dengan menggelar vaksinasi rabies secara gratis bagi warga Ponorogo yang memiliki binatang peliharaan, seperti anjing dan kucing.
Kegiatan vaksinasi ini berlangsung di salah satu ruko di Kawasan Niaga Okas, tepatnya di Jalan Sultan Agung.
Animo Masyarakat yang sadar akan kesehatan binatang peliharaan mereka sangat tinggi dalam kegiatan ini. Sebanyak 130 kucing dan 20 anjing telah menjalani vaksinasi rabies dengan dukungan penuh dari pemiliknya.
Ketua PDHI Jatim 5 Kabupaten Ponorogo, Dokter Hewan Yuke, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperingati Hari World Rabies Day yang jatuh pada tanggal 24 September lalu.
Yuke menekankan bahwa pihaknya telah menerima 100 dosis vaksin rabies dan 70 dosis hasil donasi dari perkumpulan dokter hewan, yang nantinya akan disuntikkan ke kucing dan anjing milik warga Ponorogo secara gratis.
"Kami, para dokter hewan, berkolaborasi dengan beberapa sponsor dan melakukan patungan untuk mendapatkan tambahan dosis vaksin rabies. Sehingga, total kami memiliki 170 dosis vaksin rabies untuk dibagikan kepada masyarakat." Ungkapnya, Minggu (15/10/23)
Meskipun kasus rabies tidak tercatat di Ponorogo, namun Kabupaten Ponorogo berbatasan dengan Jawa Tengah, sehingga PDHI Jatim 5 ingin mengambil langkah antisipatif dengan melaksanakan vaksinasi gratis untuk mencegah penyebaran penyakit ini.
Kegiatan ini merupakan bukti konkret dari kerja sama yang kuat antara masyarakat, dokter hewan, dan pihak sponsor dalam menjaga kesehatan binatang peliharaan dan melindungi warga dari potensi penyakit rabies.
Baca Juga: Nelayan di Gunungkidul Tewas Akibat Kecelakaan Saat Melaut, Begini Kronologinya
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Membedah Modus Sindikat Judol: Incar Petani dan IRT Jadi Penampung Rekening, Cuma Dibayar Rp100 Ribu
-
Melasma Tak Sama dengan Flek Biasa, Kenali Pemicunya yang Ternyata Bukan Hanya Sinar Matahari
-
Tuchel Bela Diri Usai Inggris Dibungkam Argentina: Lolos Semifinal Piala Dunia Sudah Prestasi
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM
-
Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas
-
IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?
-
Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian
-
5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih
-
Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut