Poptren.suara.com - Bulutangkis termasuk salah satu olahraga yang populer di Indonesia. Terutama tiap kali ada perhelatan turnamen internasional bulutangkis, seperti Thomas-Uber Cup, All England, hingga Indonesia Master dan Indonesia Open, dan membuat masyarakat Indonesia antusias.
Akibat terbawa euforia, masyarakat kerap ikut-ikutan bermain bulutangkis. Tak perlu memaksa diri bermain seperti atlet profesional, sebab bulutangkis juga rentan menimbulkan risiko cedera seperti olahraga lain.
"Bulutangkis termasuk kategori olahraga high impact dengan gerakan yang dinamis, merupakan kombinasi antara reli-reli pendek dan reli-reli panjang. Karenanya, pemain bulutangkis membutuhkan kebugaran aerobik atau kebugaran kardiorespirasi untuk dapat bermain bulu tangkis dengan durasi permainan 3 set," jelas spesialis kedokteran olahraga dr. Antonius Andi Kurniawan, Sp.KO., dalam keterangan tertulisnya.
Dalam bermain bulutangkis juga diperlukan kecepatan, tenaga, serta kelincahan yang cukup baik. Misalnya, gerakan melompat saat jumping smash, lunges saat melakukan gerakan netting hingga drop shot yang membutuhkan gerakan cepat untuk mengubah arah bola.
Apabila berbagai gerakan tersebut salah dilakukan atau beban tubuh kewalahan melakukannya, berisiko menyebabkan cedera.
Dokter Antonius mengatakan bahwa ada enam cedera paling sering yang dialami pemain bulutangkis.
"Olahraga ini dipenuhi gerakan kompleks sesuai dengan tempo permainannya. Itulah mengapa jika tidak berhati-hati, cedera otot, sendi, ligamen, hingga tendon rentan terjadi ketika bermain bulutangkis," ujarnya.
Berikut enam jenis cedera yang dapat terjadi ketika bermain bulutangkis :
1. Cedera Bahu
Baca Juga: Istirahat Sejenak, Menag Yaqut Cholil Mainkan Bulutangkis dan Tenis Meja
Penyebab : gerakan overhead atau mengayun yang cepat dan berulang. Tipe cedera bahu pada pemain bulutangkis disebut overuse injury. Biasanya disebabkan karena gerakan sendi bahu yang berulang. Kondisi itu akan menyebabkan otot-otot bahu kelelahan dan mengakibatkan stabilitas sendi bahu menurun. Tendonitis rotator cuff atau tendinopathy adalah kondisi cedera bahu tersering pada pemain bulu tangkis.
2. Cedera Ankle
Penyebab : gerakan-gerakan berubah arah dalam waktu yang cepat serta gerakan melompat dan mendarat saat melakukan jumping smash. Faktor risiko cedera pergelangan kaki bisa berasal dari internal dan eksternal.
Faktor internal misalnya, kelelahan saat bermain sehingga membuat keseimbangan menjadi terganggu dan pergelangan kaki jadi terkilir. Faktor eksternal, biasanya disebabkan karena kondisi lapangan yang licin atau penggunaan sepatu yang tidak tepat sehingga membuat cedera pada ankle.
3. Cedera Lutut
Penyebab : gerakan melompat dan mendarat berulang dan gerakan lunges yang berulang. Kedua gerakan itu memberikan beban yang cukup besar pada tendon sendi lutut sehingga menyebabkan cedera lutut.
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Tepis Isu Bermusuhan, Anisa Rahma Ungkap Isi Chat Pribadinya dengan Sarwendah di Tengah Masalah
-
Pulang Kerja Jam 4 Pagi, Pekerja Perempuan di Palembang Dibegal dan Ditodong Senpi
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Sempat Dirahasiakan, Raffi Ahmad Akhirnya Ungkap Penyakit yang Membuatnya Harus Dioperasi
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Sudah Bertahun-tahun Dibahas, Kapan Pelabuhan Tanjung Carat Benar-Benar Terwujud?
-
5 Rekomendasi Tempat Nongkrong Alam di Dramaga Bogor yang Lagi Hits 2026
-
Stop Feodal! Dosen Gaul Tak Akan Kehilangan Harga Diri
-
Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS