/
Rabu, 03 Agustus 2022 | 13:25 WIB
Penampakan toko kelontong dari depan (tiktok/@dias0391)

Poptren.suara.com – Salah satu warung kelontong Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmjaya Depok Sabtu (30/7) terekam kamera pengawas CCTV dilokasi kejadian.

Dalam rekaman CCTV tersebut terlihat seorang pria berusia lanjut mengambil gas 3 Kg yang diletakkan di depan warung saat pedagang tengah lengah.

Penjual tidak mengetahui bahwa gas nya telah dicuri.

Aksi selanjutnya di Kawasan Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Kota Depok Minggu (31/7)

Hanya selang satu hari, pemilik warung kelontong di Kawasan Rangkapan Jaya bernama Sri mengatakan, kejadian bermula ketika pasutri tersebut hendak mengisi ulang gas 3 Kg, dengan memberikan uang Rp 100.000 dengan menggunakan sepeda motor.

"Yang turun yang perempuan. Laki-lakinya di motor. Dia pura-pura beli dan minta diantarkan gas ke rumahnya. Dia bilang minta dianterin ke rumah Haji Ridwan,"katanya.

Saat membeli, kedua pelaku datang tanpa membawa tabung gas kosong karena beralasan tengah terburu-buru.

"Harusnya kan kalau mau beli gas, harus bawa tabung gas kosongnya. Si perempuan bilang nanti suaminya mau anterin tabung gasnya sekalian berangkat kerja karena sekarang lagi buru-buru,"katanya.

Pertama mengambill satu tabung gas, lalu pelaku  perempuan minta empat gas dan satu kilogram minyak goreng.

Baca Juga: Sedih! Kakek Ini Duduk Melamun Karena Tidak Ada yang Membeli Dagangannya

"Saya enggak kenal sama si perempuan,”katanya.

Perempuan itu kemudian memindahkan empat tabung gasnya ke motor. Kemudian melihat pelaku keluar menggunakan sepeda motornya.

Setelah meninggalkan warung dengan membawa tabung gas dan minyak goreng pasutri yang tidak dikenalnya itu tidak kembali lagi.

"Kami tunggu sampai sore pasutri tersebut ngak datang lagi, dan kami baru tahu kalau ini penipuan,"katanya.

Atas kejadian itu, dia mengalami kerugian hingga lebih kurang satu juta rupiah.

"Kerugiannya sekitar Rp 1,3 juta ya. Tadi dihitung satu tabung Rp 330 ribu harganya ditambah satu kg minyak goreng," katanya.

Sumber : depok.suara.com 

Load More