Poptren.suara.com – Mata adalah salah satu bagian tubuh yang memiliki peranan penting dalam hidup manusia. Kecantikan alami juga terpancar dari tampilan mata yang sehat, serta memberikan kesan terbaik dari diri sendiri.
Bukan hanya karena usia, kurangnya istirahat karena kesibukan yang padat hingga pemakaian makeup yang berlebihan bisa membuat kulit di area mata menjadi kendur, kusam dan menimbulkan jendolan (mata panda).
Tidak sedikit dari kita yang kurang menaruh perhatian pada tampilan mata.
Hal inilah yang dialami aktris cantik Prilly Latuconsina. Dijelaskan Pemilik Klinik Skinfinity, dr Evelyne Anggun, Dipl. AAM, bintang film Ku Kira Kau Rumah ini sempat menyambangi kliniknya, di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
"Prilly punya kerutan jendolan di bagian bawah mata. (Biasanya) karena sibuk, setiap kali syuting makeup, pake makeup remover kucek-kucek. Main film begadang juga, kurang tidur. Hal-hal kayak gitu membuat makin cepat kantung mata terbentuk," ujar dr Evelyne saat Suara.com temui belum lama ini.
Untuk mengatasi hal ini, kata dr Evelyne, Prilly pun melakukan salah satu perawatan andalan untuk area mata, yakni collagen booster. Perawatan ini menjadikan kulit di bawah mata menjadi sehat secara alami.
Terlebih, lanjut dia, tak seperti di bagian lainnya, kulit di bawah mata cukup tipis, sehingga tanda penuaan akan terlihat pertama kali di area tersebut. Mulai dari kerutan, legok hingga jendolan (mata panda).
Ini dikarenakan, seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dalam tubuh ikut menurun. Sejak usia 25 tahun, level kolagen pada tubuh kita akan menurun sebesar 1 persen setiap tahunnya.
Padahal 30 persen tubuh kita mengandung protein dan 30 persen darinya adalah jaringan kolagen. Banyak jaringan dan fungsi organ yang menurun seiring dengan menurunnya produksi kolagen.
Baca Juga: Kabar Duka, Ayahanda Eunhyuk Super Junior Meninggal Dunia
"Kita selalu cari cara untuk melakukan perawatan bawah mata, tanpa operasi. Karena bawah mata itu tidak bisa bisa pakai botox. Filler kalau penyuntikannya gak pas atau dosisnya terlalu banyak nanti hasilnya tidak bagus, terlebih kalau dia legok banget. Satu-satunya jalan itu pakai operasi," jelasnya lagi.
Kini, kebutuhan tersebut pun terjawab dengan hadirnya collagen booster. Perawatan ini dilakukan dengan menyuntikkan kolagen ke bagian area bawah mata, yang bermanfaat untuk melembapkan, mengenyalkan, mengurangi garis dan kerutan halus pada kulit.
Berbeda dengan botox yang disuntikkan di bagian otot untuk menghilangkan kerutan, collagen booster kata dr Evelyn disuntikkan di bagian kulit untuk mengisi kolagen di area yang dituju.
Selain bermanfaat untuk area bawah mata, perawatan ini juga bagus untuk area tangan, leher, hingga menyamarkan stretch mark.
Bahkan kata dia, collagen booster juga telah menjadi favorit banyak orang, karena hasilnya bisa langsung terlihat setelah satu kali perawatan dan bertahan hingga 1-2 tahun lamanya.
Perawatan collagen booster juga sangat baik dikombinasikan dengan filler under eye yang bermanfaat untuk mengisi jaringan longgar di bawah kulit, untuk membuatnya lebih berisi sehingga dapat menghilangkan keriput dan mengangkat kulit yang sudah turun akibat proses penuaan.
Berita Terkait
-
Kiky Saputri Dicium Angga Yunanda, Prilly Latuconsina: Gue Enggak Ikhlas Banget
-
Tak Pernah Surut pada Musim Kemarau, Mata Air Ini Juga Bakal Bereaksi jika Ada Orang yang Berdehem
-
Awalnya Dikira Jerawat Saja, Tapi Tahunya Kelopak Mata Wanita Ini Kemasukan Parasit
-
Memakai Lensa Kontak yang SalahDapat Membahayakan Mata
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena