Poptren.suara.com – Seali Syah istri Brigjen Pol Hendra Kurniawan, menarik perhatian publik usai bukan suara terkait kasus pembunuhan Brigadir J yang turut menyeret suaminya.
Imbas kasus penembakan Brigadir J, Suami Seali Syah dinonaktifkan sebagai Karo Paminal Divpropam Polri sebab pelanggaran kode etik.
Melalui unggahannya di Instagram Story, Seali Syah mengungkapkan Brigjen Hendra Kurniawan adalah korban dari skenario Irjen Pol Ferdy Sambo.
Ia juga menjelaskan bahwa suaminta menjadi korban berita hoax alias bohong.
Skenario yang dibuat Ferdy Sambo menurut Seali Syah telah membuat semua pihak percaya hingga menghancurkan karir dan prestasi suaminya di Propam. Ia pun dengan berani menantang mantan Kadiv Propam Polri itu untuk mengungkap kebenaran.
Lantas siapakah sebenarnya Seali Syah yang kini aktif memantau kasus suaminya yang dikaitkan dengan tersangka Ferdy Sambo.
Melansir Semarang.suara.com-media jejajring Suara.com, berikut profil dari Seali Syah, istri Brigjen Pol Hendra Kurniawan.
Biodata Seali Syah
Seali Syah merupakan wanita kelahiran Juni 1990 yang kini usianya 32 tahun.
Baca Juga: Kabareskrim Sudah Temukan Jejak Irjen Ferdy Sambo dan Brigadir J di Magelang
Seali Syah menikah dengan Brigjen Pol Hendra Kurniawan pada 20 September 2019.
Profesi Seali Syah
Sebelumnya, Seali Syah adalah seorang selebgram, selain itu ia juga memiliki profesi yang tak kalah mentereng.
Seali Syah punya profesi aktif sebagai seorang pengacara.
Namanya juga ikut dalam mengawal kasus selebgram Laura Anna terhadap Gaga Muhammad.
Seali Syah membantu Laura Anna tanpa menerima imbalan. Meski pada akhirnya Laura Anna meninggal dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel