/
Rabu, 17 Agustus 2022 | 16:15 WIB
Turning Red ((imdb.com))

Film ini mengisahkan seorang laki-laki bernama Luca dan sahabatnya Alberto yang berpetualang mengahabiskan waktu musim panas yang menyenangkan dengan berlatar tempat di kota tepi pantai yang indah di Italian Riviera.

Mereka bertemu dengan seorang gadis bernama Giulia. Giulia merupakan gadis yang kuat dan tidak mudah putus asa. Namun, semua kesenangan itu terancam oleh rahasia yang Luca dan Aberto sembunyikan, yaitu mereka adalah monster laut dari dunia lain tepat di bawah permukaan air.

Pada film ini kita akan belajar untuk tidak mudah menyerah dan tidak menilai seseorang hanya dari penampilannya saja.

5. Coco (2017)

Film ini menghadirkan sebuah kisah seorang anak laki-laki berusia 12 tahun bernama Miguel yang berusaha melawan larangan bermain musik selama beberapa generasi di keluarganya. Film yang berlatar tempat di Meksiko ini akan membuat penonton berderai air mata tetapi juga akan merasakan kehangatan yang ada pada keluarga Rivera.

Bahkan dalam pembuatan film ini dibutuhkan 3 tahun lamanya penelitian di Meksiko untuk mengetahui tata kota, makanan yang mereka nikmati, musik yang mereka dengarkan, mata pencaharian, tradisi mereka dan yang paling penting, bagaimana mereka menempatkan keluarga.

Maka dari itu, film ini akan kental dengan kebudayaan Meksiko dan tradisi orang-orang meksiko. Pada film ini kita akan menyadari pentingnya saling memiliki satu sama lain dalam keluarga.

6. Zootopia (2016)

Berkisahkan petualang seekor kelinci bernama Juddy Hopps yang berasal dari sebuah pedesaan bernama Bunnyburrow yang bertekad untuk memenuhi impian masa kecilnya untuk menjadi seorang polisi di kota urban Zootopia.

Baca Juga: Kominfo Dorong Lebih Banyak UMKM Go Digital via DEA

Zootopia merupakan dunia yang dihuni oleh hewan antropomorfik dan dibagi menjadi beberapa distrik termasuk Savanna Central, Sahara Square, Tundratown, Little Rodentia, dan Rainforest District. Juddy menemukan bahwa menjadi kelinci pertama di pasukan polisi hewan besar dan tangguh tidaklah mudah.

Meskipun dipandang sebelah mata, ia bertekad untuk membuktikan dirinya dengan mengambil kesempatan untuk memecahkan sebuah kasus, bahkan jika itu mengharuskan dia bekerja sama dengan rubah penipu, Nick Wilde untuk memecahkan misteri. Film ini cocok untuk ditonton bersama keluarga. Karena banyak humor yang akan membuat suasana ceria.

7. Inside Out (2015)

Film ini menceritakan perubahan emosi pada seorang anak perempuan berusia 11 tahun yang sedang tumbuh dewasa bernama Riley. Suatu ketika, kehidupan Riley mulai berubah ketika ayahnya memulai pekerjaan baru di San Francisco.

Riley dipandu oleh emosinya (Joy, Fear, Anger, Disgust, dan Sadness) yang hidup di dalam pikiran Riley bersama-sama berjuang untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan baru di San Francisco. Cerita dalam pembuatan film ini berdasarkan dari pengalaman Pete Docter terhadap perubahan perilaku putrinya, Ellie. Pete Docter sendiri merupakan sutradara dan penulis film ini.

Pete dan temannya dibantu oleh sejumlah ilmuwan psikologis mengembangkan film ini. Maka tidak heran, jika film ini mendapatkan berbagai penghargaan dan mendapatkan review positif dari para kritikus. Dari film ini anak-anak akan belajar untuk mengidentifikasi perasaannya dan peran orang tua dalam membantu anak mereka untuk mengenali emosi yang ada pada diri anak itu sendiri.

Load More