Poptren.suara.com – Anak-anak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi jadi korban dari perbuatan orang tuanya dengan menadapat perundungan dari lingkungan sekitar. Mengetahui hal itu, Kak Seto akhirnya turun tangan memastikan perlindungan. Namun siapa sangka, justru dirinya malah mendapat tudingan panjat sosial (pansos).
Padahal, Kak Seto yang bernama asli Seto Mulyadi diketahui memang menjabat sebagai Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI).
Sehingga tak heran, jika dirinya jadi pihak yang aktif memberikan perlindungan terhadap anak dari kasus tindak pidana, baik sebagai korban atau pelaku.
Meski begitu, sejumlah pihak tetap melayangkan kritikan atas langkah sigap Kak Seto, bahkan menyebutnya sedang melakukan pansos.
Salah satu pihak yang memberikan kritik tersebut adalah mantan pengacara Bharada E, yakni Deolipa Yumara. Namun menanggapi hal itu, Kak Seto akhirnya angkat bicara dan menyuarakan pendapatnya.
"Karena ini viral seolah-olah saya hanya menolong anak-anak yang seolah panjat sosial. Mohon maaf artinya sama sekali tidak," ujar Kak Seto, saat diwawancarai di Mabes Polri, pada Rabu (24/0/2022).
Mengatakan sudah lebih dari 20 tahun konsisten memberikan perlindungan kepada anak-anak di Indonesia, Kak Seto menegaskan dirinya melakukan perlindungan secara merata tanpa adanya diskriminasi.
"Kami tidak ada diskriminasi. 'Ah ini anak jenderal enggak usah diurusin.' Semua anak di mata kami adalah sama. Apakah itu anak-anak kaum marjinal, kaum gelandangan dan sebagainya," tegas Kak Seto, mengutip Suara.com.
Sementara itu mengenai salah satu upaya untuk melindungi anak-anak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Kak Seto mengungkap dirinya dan Biro Psikologi Mabes Polri akan mengembalikan rasa percaya diri anak-anak tersebut.
Baca Juga: Kak Seto Sebut Anak-Anak Ferdy Sambo Tertekan Karena Di-Bully
Sumber: suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Nubia Neo 3 GT 5G Hadir Bawa RAM Lebih Besar, Jadi HP Gaming Entry Level
-
Terpopuler: 7 Gaya Glamor Istri Gubernur Kaltim, Kapan THR ASN Cair?
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
33 Kode Redeem FF 28 Februari 2026, Celana Angel Ungu dan Topi Jerami Siap Hadir
-
Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
-
Layanan Tukar Uang Baru BI Apakah Buka Hari Sabtu dan Minggu? Cek Jadwalnya
-
8 Drama China yang Tayang Februari 2026, Genre Misteri hingga Komedi
-
Tutorial Jadi Generasi Sandwich: Kenyang Makan Hati, Dompet Diet Ketat
-
Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
-
Manajer Bongkar Pendapatan Fajar SadBoy Setahun, Cuma Segini