Poptren.suara.com – Kondisi jalanan di Depok berlumpur dan licin akibat tanah merah galian proyek PLN jadi viral di media sosial.
Galian proyek PLN ini sampai membuat Pasha Ungun turun tangan.
Hal tersebut nampaknya turut ditanggapi pihak PT PLN (Persero), Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB).
Mereka akhirnya meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mereka timbukan di jalan PLN Raya Gandul, Depok pada Rabu 31 Agustus 2022.
Ternyata setelah diusut, terjadi luapan lumpur sehingga membuat kemacetan di Jalan PLN Raya Gandul juga ikut terkena imbas dari proyek kabel SKTT 150kV Gandul-Kemang sebagai cara agar memperkuat sistem kelistrikan.
Hal ini sampai membuat Pasha Ungu sempat turun tangan untuk memperlancar kemacetan yang dialami di kawasan Jalan PLN Raya Gandul, Depok.
Karena menimbulkan kemacetan, Pasha Ungu samapai adu debat dengan mandor yang sedang menangani proyek.
Hal ini terekam di akun instagram @infodepok_id.
“Saat di mana moment Pasha Ungu menyampaikan komplain terhadap proyek galian yang membuat jalan berlumpur tanah merah dan menyebabkan kemacetan di Jalan Raya Gandul pagi ini,” bunyi keterangan dalam akun itu.
Baca Juga: Jadi Pawang Hujan, Sering Meditasi Mba Rara: Kasihan dengan Suaminya Nanti
Tak hanya itu saja, mantan Wali Kota Palu tersebut juga sempat turun langsung mengatur arus lalu lintas di sekitar Jalan Cinere-Gandul, Depok.
“Ini kasihan harus ada yang kasih tahu nih. Iya, maksud saya solusinya nggak gini juga nih. Sana macet sini macet,” kata Pasha pada pria yang diduga mandor proyek tersebut.
“Keren Gandul yang markirin artis,” ucap seorang wanita dalam video yang beredar tersebut.
Erwin Ansori selaku Generam Manager PLN UIT JBB meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi di TKP.
“Kami memohon maaf kepada masyarakat dan pengguna jalan yang berada di sekitar Jalan PLN Raya atas ketidaknyamanan yang diakibatkan oleh pekerjaan PLN,” katanya dikutip dari akun Instagram @depok24jam.
“Kami dari PLN akan segera melakuan pembersihan jalan dan area lain yang terdampak secepat mungkin,” sambungnya.
Sumber : bogor.suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Bukittinggi Hari Ini, Rabu 25 Februari
-
Menteri Perdagangan Kejar Menteri Desa, Minta Penjelasan tentang Pembatasan Alfamart dan Indomaret
-
Daftar 7 Masjid di Sumatera Selatan untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadan 2026
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Jakarta Rabu, 25 Februari 2026: Lengkap Waktu Sahur hingga Magrib
-
Jadwal Imsak Bandar Lampung 25 Februari 2026, Catat Waktu Subuh hingga Magrib Hari Ini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Gubernur, Kadis PUPR dan Bupati Dipanggil PN Pandeglang: Buntut Gugatan Warga Soal Jalan Berlubang
-
Jadwal Imsak Palembang Rabu 25 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan
-
Niat Cari Nafkah Berujung Pidana, Al Amin Minta Keadilan: Saya Hanya Korban Jalan Berlubang