Poptren.suara.com – Narsistik adalah salah satu gangguan kepribadian. Naristrik juga kondisi dimana seseorang merasa dirinya lebih baik dari orang lain sehingga butuh dikagumi dan mendapat perhatian lebih.
Gangguan kepribadian ini juga bisa disebut dengan Narciccictic Personality Disorder.
Namun, hal ini sebenarnya untuk menutupi harga dirinya yang rapuh, penderita ini juga akan menjadi sosok yang egois dan memiliki sedikit empati terhadap orang lain.
Kepribadian ini dapat mempengaruhi berbagai aspek dalam kehidupan, apabila tidak cepat ditangani.
Kenali ciri dan gejala narsistik dapat muncul pada masa kanak-kanak atau remaja. Namun, tidak semua gejala yang dialami dapat berlanjut menjadi sebuah gangguan kepribadian.
Ciri-ciri dan gejala yang dimaksud dapat berupa :
Menilai diri sendiri terlalu tinggi dibandingkan orang lain secara berlebihan
Mementingkan diri sendiri (egois)
Merasa istimewa dan hanya ingin bergaul dengan orang yang dianggap setara dengannya.
Baca Juga: Gus Irfan Sebut Uang Hasil Bermain Sulap Itu Haram, Warganet : Ngakak Banget!
Melebih-lebihkan pencapaian dan bakat diri
Menyakini diri sendiri sebagai seseorang yang superior dan meyakini bahwa hanya orang-orang yang sama istimewahnya yang akan memahami hal tersebut.
Sering menghayal tentang kesuksesan, kekuasaan, kecerdasan, kecantikan atau pasangan yang sempurna
Memiliki kebutuhan untuk selalu dipuji atau dikagumi
Manggap bahwa dirinya pantas diberi perlakukan spesial dan bahwa hal itu sebagai suatu hal yang wajar di mata orang lain
Menguasai percakapan dan meremehkan atau memandang rendah orang lain yang dianggap tidak setara dengannya.
Memanfatkan orang lain untuk medapatkan yang diinginkannya
Tidak mampu untuk meraba rasa atau menyadari perasaan atau kebutuhan orang lain
Memiliki perilaku yang arogan
Mengapa seseorang bisa mengidap gangguan ini?
Hingga saat ini, penyebab pasti dari gangguan kepribadian narastik belum diketahu dengan jelas. Meski demikian, berdasarkan para ahli, perilaku orangtua sangat berkaitan dengan gangguan kepribadian narsistik ini, termasuk kekerasan, ditinggal, dimanjakan, dan apabila anak dipuji terlalu lebih.
Anak yang dibersarkan oleh orangtua yang telalu menekankan keistemewaan anak dan terlalu mengkritisi rasa takut dan kegagalan memiliki risiko untuk mengalami gangguan ini. Faktor gen atau masalah fisik dan psikologis juga menjadi salah satu penyebab gangguan kepribadian.
Pengobatan Narsistik
Metode utama untik mengatasi naristik adalah terapi psikologis. Tujuannya agar pasien bisa memahami diri sendiri dengan lebih baik dan mampu mengendalikan prilakunya.
Terapi yang dapat dilakukan meliputi :
Terapi bicara (psikoterapi), untuk membantu pasien menjalin hubungan yang lebih baik dengan orang lain, dan memahami penyebab timbulnya gejala narsistik
Terapi perilaku kognitif, untuk membantu pasien mengubah perilaku dan pemikiran yang merusak, guna mendapat gambaran diri yang realistis.
Itulah sedikit penjelasan mengenai gangguan kepribadian narsistik. Jika kamu merasa hal seperti itu jangan ragu untuk berkunjung ke dokter, psikolog atau psikiater.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Tutorial Jadi Generasi Sandwich: Kenyang Makan Hati, Dompet Diet Ketat
-
Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
-
Manajer Bongkar Pendapatan Fajar SadBoy Setahun, Cuma Segini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Padang Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas