Poptren.suara.com – Lagi-lagi pemerkosaan terhadap anak kecil kembali terjadi. Kali ini akun twitter @flavchoco membagikan video yang memperlihatkan seorang pengendara motor sedang berjalan tak tentu arah, setelah itu ada anak kecil yang sedang mengendarai sepeda membelokan sepedanya sama dengan arah sang pengendara motor.
Dalam video CCTV yang berdurasi 16 detik itu, tak memperlihatkan hal yang aneh. Namun, sang punya akun membagikan kisah dibalik video tersebut.
Sang punya akun pun menceritakan kronologisnya.
“Awalnya korban lagi main sepeda di dekat rumahnya, lalu pelaku datang pake motor putih itu, untung plat nomornya tertera di foto” tulis akun @flavchoco.
Setelah di up di media sosial ada seorang warganet bercerita bahwa orang tersebut sudah berbuat hal tak senonoh.
“Info dari kakak ku, ini orang sebelumnya udah keliling2 di Cipayung Ciputat sambil ngeluarin kemaluannya gitu di jalanan. Eh diomelin warga, ternyata gak kapol malah pindah ke Kejaksaan, ya Allah makin ada aja kelakuan manusia” tulis akun misstees_id.
Sang punya akun pun melanjutkan postingannya di Twitter ia mengatakan bahwa sang pelaku sudah pernah melakukan pelecehan terhadap anak balita berumur 4 tahun.
Ternyata pelaku sebenarnya sudah pernah ketahuan mau memperkosa namun karna korban teriak dan banyak bapak-bapak yang tahu maka pelaku pergi, namun tak ada kapoknya si pelaku hingga ia terus kembali lagi.
Di akun @flavchocho juga menunjukan tangkapan layar percakapan mengenai korban yang mengendarai sepeda itu.
Baca Juga: Dijanjikan sekolah Perwira, Malah Hukuman Mati yang Didapat Bripka RR dari Ferdy Sambo
Dalam percakapan itu mengatakan korban diberhentikan pelak dan korban langsung disekap mulutnya sambil ditodobgkan pisau.
Diberitahukan juga bahwa sang korban mengalami pendarahan di area kemaluannya sampai harus dirawat di rumah sakit.
Korban pun sudah mendapatkan penanganan medis sehingga keadaannya sedikit demi sedikit membaik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026