poptren.suara.com - Video kekerasan yang dilakukan oleh Seorang kepala SMA di Ogan Ilir, Sumatera Selatan beredar di social media.
Kekerasan yang dilakukan oleh kepala sekolah yaitu menampar puluhan siswanya. Aksinya pun viral setelah terekam lalu menyebar di media sosial.
Dia terekam kamera menampar sejumlah siswa. Dalam video tersebut para siswa kelas XI IPS tampak berjongkok di lapangan.
Satu per satu dari mereka lantas ditampar oleh guru yang diduga kepala sekolah.
Pengawas Wilayah Ogan Ilir dari Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan Candra Dewi mengungkapkan, kasus ini dianggap selesai karena masing-masing pihak, terdiri dari kepala sekolah dan wali siswa sepakat mengakhiri polemik ini. Kepala SMA Negeri 1 Pemulutan Selatan, MN, mengakui kesalahannya.
"Setelah kita lakukan mediasi, Alhamdulillah wali siswa memaafkan dan mencabut laporan polisi," ungkap Candra, Selasa (20/9).
Dia menjelaskan, kepala sekolah tersebut mengumpulkan puluhan siswanya untuk menginterogasi siswa yang merokok di dalam kelas. Hanya saja, tak satu pun siswa mengaku sehingga membuat ia menampar satu per satu siswanya.
“Kepala sekolah itu tujuannya mendidik dan menasihati siswanya, tetapi berbeda dengan anggapan wali siswa. Ini terjadi kesalahpahaman," ujarnya.
Kepala sekolah tersebut Sempat dipolisikan, namun yang bersangkutan akhirnya meminta maaf dan laporan dicabut.
Baca Juga: BEM SI Hingga Gebrak Melakukan Aksi Demonstrasi di Depan Gedung DPR RI Hari Ini
Meski demikian peristiwa tersebut disebutkan sudah berlangsung damai
Menurut dia, perwakilan wali siswa yang melaporkan kekerasan MN ke SPKT Polres Ogan Ilir sudah mencabut laporan. Dia berharap peristiwa ini tidak terulang lagi dan anak didik dapat patuh terhadap gurunya.
"Ini diharapkan jadi kejadian terakhir. Jika ada apa-apa, guru dan wali siswa sebaiknya berembuk bareng untuk menyelesaikan secara kekeluargaan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
5 Zodiak yang Bakal Bertemu Cintanya Pada Juni 2026, Anda Salah Satunya?
-
Siap-siap Tertawa! Ge Pamungkas Bakal Rilis Stand-up Spesial GOAT di Netflix
-
Siap-siap! Tarif Transjabodetabek Naik Hingga Rp15 Ribu, Bukan Lagi Rp3.500
-
Jadi Kasus Langka, Peneliti UGM Beberkan Hasil Penelitian Kebakaran Misterius Sleman
-
FIFA Contek Ritual Timnas Indonesia? Ini Format Baru Piala Dunia 2026 Saat Lagu Kebangsaan Diputar
-
Berapa Harga Tiket Piala Dunia 2026? Ini Daftar Harganya di AS, Meksiko, dan Kanada
-
Tak Hanya iPhone, OPPO Find X9 Ultra Bisa Upload Story Instagram Lebih HD!
-
The Lost City of Z: Kisah Nyata Hilangnya Penjelajah di Hutan Amazon, Malam Ini di Trans TV
-
MEOVV Tampilkan Pesona Elegan Tapi Garang di Lagu Terbaru, Ddi Ro Ri
-
Singapura Beri Jalan, KPK Targetkan Ekstradisi Paulus Tannos Rampung Cepat