/
Selasa, 27 September 2022 | 13:23 WIB
Ilustrasi kekerasan fisik (Pexels/Karolina Grabowska)

poptren.suara.com - Video kekerasan yang dilakukan oleh Seorang kepala SMA di Ogan Ilir, Sumatera Selatan beredar di social media.

Kekerasan yang dilakukan oleh kepala sekolah yaitu menampar puluhan siswanya. Aksinya pun viral setelah terekam lalu menyebar di media sosial. 

Dia terekam kamera menampar sejumlah siswa. Dalam video tersebut para siswa kelas XI IPS tampak berjongkok di lapangan. 

Satu per satu dari mereka lantas ditampar oleh guru yang diduga kepala sekolah.

Pengawas Wilayah Ogan Ilir dari Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan Candra Dewi mengungkapkan, kasus ini dianggap selesai karena masing-masing pihak, terdiri dari kepala sekolah dan wali siswa sepakat mengakhiri polemik ini. Kepala SMA Negeri 1 Pemulutan Selatan, MN, mengakui kesalahannya.

"Setelah kita lakukan mediasi, Alhamdulillah wali siswa memaafkan dan mencabut laporan polisi," ungkap Candra, Selasa (20/9).

Dia menjelaskan, kepala sekolah tersebut mengumpulkan puluhan siswanya untuk menginterogasi siswa yang merokok di dalam kelas. Hanya saja, tak satu pun siswa mengaku sehingga membuat ia menampar satu per satu siswanya.

“Kepala sekolah itu tujuannya mendidik dan menasihati siswanya, tetapi berbeda dengan anggapan wali siswa. Ini terjadi kesalahpahaman," ujarnya.

Kepala sekolah tersebut Sempat dipolisikan, namun yang bersangkutan akhirnya meminta maaf dan laporan dicabut.

Baca Juga: BEM SI Hingga Gebrak Melakukan Aksi Demonstrasi di Depan Gedung DPR RI Hari Ini

Meski demikian peristiwa tersebut disebutkan sudah berlangsung damai

Menurut dia, perwakilan wali siswa yang melaporkan kekerasan MN ke SPKT Polres Ogan Ilir sudah mencabut laporan. Dia berharap peristiwa ini tidak terulang lagi dan anak didik dapat patuh terhadap gurunya.

"Ini diharapkan jadi kejadian terakhir. Jika ada apa-apa, guru dan wali siswa sebaiknya berembuk bareng untuk menyelesaikan secara kekeluargaan," pungkasnya. 

Load More