poptren.suara.com - Seorang warga Kalidami Gang II Kecamatan Gubeng Kota Surabaya Jawa Timur ditemukan sudah tak bernyawa.
Pria yang berprofesi sebagai satpam ini ditemukan di ruang tamunya dalam keadaan meninggal dunia. Kamis (29/09/2022).
Awalnya ada tetangganya yang mencium aroma tak sedap dari rumah tersebut.
Pria tersebut meninggal karena penyakit jantung. Lebih prihatinnya lagi pria ini hidup seorang diri karena kedua orangtuanya belum lama meninggal dunia.
Sebelum meninggal, pria yang bernama Erwinanto itu sempat mengeluh kepada rekan kerjanya karena merasa sesak nafas dan sakit di dada bagian sebelah kiri, selasa (27/09/22).
Setelah itu ia berpamitan pulang dan tak pernah muncul lagi, ternyata dikabarkan kalau pria tersebut telah meninggal dunia oleh salah satu warga sekitar.
"Terakhir hari Selasa saya lihat pulang kerja, terus tadi ada warga kebetulan lewat lihat pintunya buka sedikit sama ada bau busuk dari dalam, dipanggil-panggil gak keluar," ujarnya,
Menurut keterangan dari warga sekitar, pria yang berprofesi sebagai satpam ini
Pria yang berprofesi sebagai satpam ini dikabarkan tinggal seorang diri karena kedua orangtuanya baru saja meninggal dunia belum lama ini.
Baca Juga: Translate Lirik Lagu The Shade - Rex Orange County
Bahkan menurut salah satu warga sekitar belum 100 hari Erwinanto ditinggal oleh orangtaunya.
“Ayahnya meninggal duluan, terus ibunya menyusul (meninggal dunia). Masih baru, belum 100 hari, kayaknya Erwin ini meninggal karena jantung soalnya riwayat ayah ibunya (meninggal) karena jantung," kata Suyatno salah satu warga sekitar.
Menurut keterangan Kapolsek Gubeng Kompol Sodiq Effendi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Melainkan adanya obat-obatan yang memang digunakan untuk meringankan sesak nafas.
Berdasarkan keterangan Tim Inafis Polrestabes Surabaya yang disampaikan Biadi terkait kondisi jenazah yang membengkak padahal baru dua hari meninggal, disebabkan karena korban dalam kondisi sakit.
“Selain itu kalau dalam kondisi sakit memang cepat sekali menimbulkan aroma yang tidak sedap,” ujar Biadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak
-
2 Gitaris Baru Seringai Belum Personel Tetap, Masih Penjajakan Temukan Chemistry