Poptren.suara.com - Pada tanggal 8 Sepetember 2022, Miracle in Cell Number 7 versi Indonesia ditayangkan dan meraup lebih dari empat juta penonton. Merupakan film remake dari Korea Selatan dengan judul yang sama.
Dibintangi sejumlah aktor ternama Indonesia, seperti Vino G. Bastian, Tora Sudiro, Rigen Rakelna, Indra Jegel, Denny Sumargo, Bryan Domani, aktris cantik Mawar de Jongh, Graciella Abigail, dan aktor senior Om Indro Warkop. Film garapan Hanung Bramantyo ini berhasil membuat banyak masyarakat Indonesia terharu.
Film ini tidak hanya menguras air mata namun ternyata ada nilai-nilai kebaikkan dan pesan moral yang disampaikan, diantaranya :
1. Cinta dan kasih sayang orang tua adalah sepanjang masa
Dodo, seorang ayah yang memilki keterbatasan, sebisa mungkin membahagiakan putrinya yang bernama Kartika. Karena besarnya cinta dan kasih sayang Dodo kepada Kartika, ia rela mengakui tuduhan palsu hingga mengorbankan nyawanya demi keselamatan si anak.
Itulah bukti dari tulusnya cinta orang tua yang tidak dapat terhitung sampai kapanpun.
2. Jangan mudah menyerah
Sadar akan kekurangannya, Dodo, dibantu narapidana lain, berlatih dan mempersiapkan diri sebelum persidangan. Di film ini, pantang menyerah di tengah keterbatasan dapat menjadi pembelajaran terbaik untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
3. Menilai orang lain
Baca Juga: 15 Hari Tayang, Miracle in Cell No 7 Makin Mantap di Daftar Film Indonesia Terlaris Tahun 2022
Film ini menunjukkan "sisi lain" kehidupan di penjara, dimana narapidana saling menebar kebahagiaan. Dibalik masa lalu yang kelam, narapidana juga manusia yang punya hati, Untuk itu, jangan terlalu cepat menilai orang lain.
4. Tidak takut berbuat benar
Berbuat baik memang banyak tantangannya. Film ini mengajarkan untuk tidak takut berbuat benar dan mengedepankan rasa kemanusiaan terhadap siapapun.
5. Bakti kepada orangtua
Apapun dan bagaimanapun kondisi orangtua, sebagai anak, kita harus berbakti kepada orangtua. Seperti yang Kartika lakukan. Dirinya tumbuh tanpa sosok ibu, ditambah sosok ayah yang memiliki keterbatasan. Namun Kartika tidak malu, dirinya justru tumbuh menjadi gadis pemberani.
Bagi yang sudah nonton filmnya, gimana? Ikut nangis ga? Buat yang belum nonton, tertarik untuk menonton film ini?
Berita Terkait
-
7 Film Bollywood Tayang Bulan Oktober 2022, Ada Film yang Dibintangi Amitabh Bachchan
-
Sinopsis Gyeongseong Creature, Drakor Baru yang Dibintangi Park Seo Joon dan Han So Hee
-
Jumlah Penonton Hampir 5 Juta, Falcon Pictures Gratiskan Miracle In Cell No.7 buat Anak Yatim
-
Sukses Kantongi 4,9 Juta Penonton, Ini 3 Pembeda Film Miracle In Cell No 7 Indonesia dan Korea
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena