Poptren.suara.com – Tidak semua orang mengenali perbedaan rematik dan asam urat. Banyak orang yang mengatakan bahwa dirinya mengalami rematik, ternyata ia mengalami asam irat dan begtu pula sebaliknya.
Meski kondisi ini terlihat serupa namun penyebab dan penanganannya sungguh berbeda.
Apa sih bedanya rematik dan asam urat?
Rematik adalah penyakit yang menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada otot atau sendi. Ada juga yang menyebutkan bahwa rematik adalah penyakit autoimun yang mengakibatkan peradangan, kekakuan, nyeri dan bengkak pada sendi.
Sedangkan asam urat atau gout sejenis penyakit sendi yang terjadi akibat kadar asam urat yang terlalu tinggi dalam darah. Sebab asam urat secara histori dihubungkan dengan makanan dan minuman mewah.
Yuk, bahas lebih lanjut tentang perbedaan rematik dan asam urat.
Rematik memiliki beragam jenis
Perbedaan rematik dan asam urat sebenarnya beragam. Kalau asam urat merupakan penyakit tunggal, sedangkan rematik terdiri dari nenerapa jenis .
Ada rheumatoid arthiritis, lupus, hingga sindrom Sjogren. Kira-kira terdapat lebih dari 100 jenis rematik. Namun rheumatoid arthritis salah satu sejis rematik yang paling umum terjadi.
Baca Juga: Inilah Prosedur yang Akan Dilakukan Tim Medis Saat Lakukan Visum
Rematik jenis ini merupakan peradaangan sendi akibat sistem imum yang keliru menyerang jaringannya sendiri.
Biasanya yang mengalami peradangan ini bisa menghancurkan jaringan persendian dan bentuk tulang. Hati-hati kondisi ini sangat bisa membatasi ruang gerak kamu.
Meski kaki dan tangan adalah bagian tubuh yang paling sering terserang, tapi penyakit ini juga bisa menjangkiti tubuh bagian lainnya. Misalnya paru-paru, kulit, mata, atau pembuluh darah.
Lalu, seperti apa sih gejala rheumatoid arthritis?
Kekakuan
Sandi yang terdampak rheumatoid arthritis bisa terasa kaku, misalnya jika tangan yang terpengaruh, mungkin kamu tidak dapat sepenuhnya menekuk atau mengepalkan tangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
5 Cairan Pembersih Kerak Lantai Kamar Mandi, Toilet Jadi Kinclong seperti Baru
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Dugaan Rp20 Juta Usai Demo, UBK Nonaktifkan Ketua BEM dan Bentuk Tim Investigasi
-
Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama
-
Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk
-
Samsung Galaxy M47 5G Coming Soon: Snapdragon Baru, Kamera OIS, dan Baterai Jumbo
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
2,5 Jam Olah TKP Kosan Lokasi Penyekapan Wanita di Bandung, Polisi Angkut Helm hingga Tas Berbungkus