Poptren.suara.com - Masyarakat Indonesia telah diberi peringatan berkali-kali oleh menteri keuangan, Ibu Sri Mulayani, dan juga Presiden Republik Indonesia, Bapak Jokowi, bahwa kondisi ekonomi Indonesia dalam keadaan yang cukup mengkhawatirkan.
Dalam pidatonya di Istana Negara, Jokowi mengatakan : “66 negara berada pada posisi rentan, 345 juta orang di 82 negara sudah masuk, menderita kekurangan pangan akut,".
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai persiapan hadapi kemungkinan resesi pada tahun 2023 mendatang, diantaranya :
1. Buat perencanaan keuangan
Ahmad Ghazali, seorang pengamat keuangan, mengemukakan membuat perencanaan keuangan bisa dilakukan dengan mempertimbangkan kemungkinan akan adanya kenaikan biaya hidup akibat inflasi. Dan dengan melakukan perencanaan keuangan, pengeluaran akan lebih terkontrol.
Ahmad : “Kita perlu membuat rencana untuk kemungkinan kenaikan biaya hidup. Oleh karena itu perlu diantisipasi pengamanan penghasilan dan diversifikasi pengeluaran. Lakukan pencatatan, jadi kita aware pengeluaran kita perbulan berapa,”.
2. Tekan pengeluaran yang bukan mendesak
Andy Nugroho, seorang perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, mengatakan berhemat adalah salah satu cara untuk menekan pengeluaran. Andy berpendapat bahwa pengeluaran yang bukan mendesak, bisa dihemat dan ditekan.
Andy : “Kurangi pembelanjaan yang tidak terlalu penting, kemudian dialihkan dalam bentuk tabungan maupun dana darurat. Yang bisa dikurangi itu jajan-jajan seperti kopi, boba tea, cemilan-cemilan itu di-hold dulu, uangnya dialihkan perbanyak cash,”.
Baca Juga: Bisnis Perawatan Kecantikan dan Makanan Jadi "Perisai" Bagi Ancaman Resesi
3. Perbanyak menabung
Menurut Andy, uang yang dihemat dapat disalurkan dalam bentuk tabungan maupun disimpan sebagai uang kas. Namun tabungan ini harus mudah diakses seperti bank, agar ketika dalam keadaan darurat, dapat segera diambil sesuai kebutuhan.
Lanjut Andy : “Secara sederhana kita bisa perbanyak cash dalam bentuk tabungan, yang penting mudah dicarikan dan dipakai lagi, di deposito, reksa dana, pokoknya yang mudah dibelanjakan lagi. Dalam bentuk logam mulia juga tidak jelek, karena jualnya mudah,”.
4. Lakukan investasi Valas
Ahmad mengatakan, meskipun dimasa-masa sulit, melakukan investasi adalah perlu. Ahmad juga bilang, saat dalam keadaan resesi investasi yang bisa dilakukan surat utang. Mengapa? Karena suku bunga diperkirakan akan naik. Surat utang yang bisa menjadi pilihan adalah obligasi atau sukuk.
Sementara itu, Andy menyarankan untuk investasi yang sifatnya risiko menengah ke rendah. Investasi ke mata uang asing adalah salah satu contohnya, mengingat Federal Reserve (The Fed) terus menaikkan suku bunga.
Berita Terkait
-
Ekonomi Digital Diharapkan Mampu Jadi Solusi untuk Menekan Risiko Inflasi yang Meroket
-
Investasi di Teknologi Finansial Juga Punya Risiko Tinggi, Ini Tips Agar Nggak Boncos
-
Indonesia Diyakini Lolos Resesi Meski Dunia Dilanda 'Kegelapan' Pada 2023
-
Ancaman Resesi di Depan Mata, Wamenkeu: Ketahanan Ekonomi Indonesia Masih Kuat
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Full Daging, Menikmati Sensasi Bakso Autentik ala Cak Wawan di Kota Jambi
-
Dari Desa di Pulau Obi, Rumah Belajar Ini Jadi Ruang Bermain, Membaca, dan Menumbuhkan Harapan
-
Wawalkot Zakiyuddin Pamerkan Gedung Warenhuis yang Direvitalisasi Era Bobby Nasution ke Raffi Ahmad
-
Marc Klok Siap Balas Dukungan Bobotoh dengan Kemenangan atas Persija
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
-
Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439