Poptren.suara.com - Manusia sebagai makhluk sosial, erat kaitannya dengan sosialisasi. Sosialisasi itu apa? Soejono Dirdjosisworo, mengelompokkan pengertian sosialisasi menjadi tiga, yaitu :
1. Kebiasaan
Artinya saat bersosialisasi manusia akan mempelajari sikap, ide, kebiasaan, pola perilaku, nilai diri orang lain, serta ukuran kepatuhan tingkah laku dalam bermasyarakat.
2. Proses belajar
Merupakan suatu proses dimana manusia bisa menahan bahkan mengubah impuls-impuls dalam dirinya serta bagaimana mengambil cara hidup atau kebudayaan bermasyarakat.
3. Sifat dan kecakapan
Adalah sebuah proses yang mengajarkan manusia dapat merangkai dan mengebangkan banyak hal dari semua sifat dan kecakapan sebagai suatu kesatuan dalam diri seseorang.
Sedangkan Peter L. Berger mengartikan sosialisasi sebagai suatu proses belajar seorang anak untuk menjadi anggota yang berpartisipasi dalam masyarakat. Secara garis besar sosialisasi adalah suatu proses interaksi dan pembelajaran yang dilakukan seorang manusia sejak lahir hingga akhir hayatnya di dalam bermasyarakat.
Arti pendalaman sosialisasi dapat dikatakan menjadi sebuah proses pembelajaran dari manusia agar dapat mengenali lingkungan yang kelak akan ia jalani, baik lingkungan fisik ataupun sosial.
Baca Juga: Contoh Pengamalan Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat
Dengan kata lain, sosialisasi adalah suatu proses belajar-mengajar dalam berperilaku di masyarakat, termasuk penanaman nilai, kebiasaan, dan aturan dalam bertingkah laku di masyarakat dan merupakan merupakan proses seumur hidup dan berkaitan antara manusia dan lingkungannya.
Sosialisasi tentu memiliki tujuan yang baik. Tujuan apa yang dimaksud? Merangkum dari berbagai sumber, tujuan sosialisasi ialah :
1. Setiap individu dapat menyesuaikan tingkah lakunya dengan budaya yang dimiliki oleh masyarakat tempat tinggalnya. Sudah bisa dikatakan memenuhi harapan masyarakat apabila dalam lingkup masyarakat yang terikat kuat dengan budaya, anggota masyarakat harus bisa mengaplikasikannya sebagai perilaku dan kebiasaan.
2. Individu mampu menjadi anggota masyarakat yang sesuai nilai dan norma dari masyarakat.
3. Mendapatkan hak hidup dengan baik di tengah-tengah masyarakat. Dapat terjadi selama individu tersebut mampu menghayati nilai dan norma dalam kehidupan.
4. Mampu menyadari dan memahami peran juga posisi dalam bermasyarakat, dan akan membuat individu berperan aktif dan positif dalam kehidupannya sehari-hari.
5. Anggota masyarakat dapat mewujudkan satu keutuhan dalam bermasyarakat apabila setiap anggota masyarakat memiliki berinteraksi yang baik. Didasarkan pada pemenuhan peran masing-masing sebagai sesama anggota masyarakat.
Contoh bersosialisasi dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yakni sosialisasi dalam keluarga, sosialisasi bermasyarakat dan terakhir sosialisasi di lingkungan sekolah.
A. Sosialisasi dalam keluarga
- orangtua dan guru mengajarkan sopan santun saat bertemu orang yang lebih tua dengan memberi salam dengan mencium tangan mereka;
- orangtua memberikan nasihat saat anaknya melakukan kesalahan maupun tindakan yang diluar nilai dan norma;
- orangtua dan orang sekitar mengajarkan tentang bagaimana berperilaku sesuai jenis kelaminnya;
- mengajarkan anak untuk taat dalam melaksanakan ibadah bersama agar memberikan kebiasaan kepada anak untuk taat mejalankan perintah agama;
-mengajak anak untuk diskusi atau bertukar pikiran tentang sesuatu hal;
- orangtua mengajarkan anak untuk pamit pada orangtua saat pergi;
- orangtua mengajarkan anaknya untuk menggunakan toilet.
B. Sosialisasi di lingkungan bermasyarakat
- menjalankan hidup rukun, damai, tenteram antara sesama masyarakat;
- menyapa tetangga ketika berpapasan di jalan dengan nada yang ramah dan senyum yang tulus;
- mengikuti kerja bakti bersama di lingkungan tempat tinggal;
- menghadiri acara doa bersama atau arisan, mengikuti kegiatan pos kamling sering membaur bersama warga lainnya;
- ikut dalam proses musyawarah;
- berpartisipasi dalam acara yang dilakukan di lingkungan rumah;
- menjenguk tetangga yang sakit;
C. Sosialiasi di lingkungan sekolah
- ikut dalam diskusi saat proses belajar-mengajar;
- ikut dalam kegiatan lomba yang ada di luar aktifitas belajar di sekolah;
- ikut dalam kelompok belajar yang dibuat bersama teman teman sekolah dengan tujuan agar bisa menambah wawasan;
- mendengarkan dan memperhatikan guru saat menyampaikan pembelajaran di kelas;
- berinteraksi antar teman temannya yang berbeda latar belakang;
- bergabung dalam kelompok yang menyukai hal tertentu atau hobi tertentu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Berawal dari Desa Celuk, TSDC Bali Kembangkan Kerajinan Serat Alam dengan Dukungan LinkUMKM BRI
-
THR untuk Mertua Idealnya Berapa? Intip Cara Menghitungnya agar Pas dan Dompet Tetap Aman
-
Ucapan Idulfitri 2026 Singkat dan Estetik untuk Caption Instagram
-
Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Dianjurkan dalam Islam? Ini Lafal dan Artinya
-
7 Trik Bagi THR untuk Keponakan, Dompet Aman Tak Boncos Usai Lebaran 2026
-
Catat Tanggalnya! ILLIT Umumkan Jadwal Comeback April dengan Lagu "It's Me"
-
Terseret Isu Pelecehan, Pernyataan Terbaru Syekh Ahmad Al Misry Disorot: Hati-Hati Lisanmu
-
Arus Kendaraan Jakarta Dominasi GT Kalikangkung, 33 Ribu Mobil Masuk Semarang
-
TSDC Bali Perkenalkan Kerajinan Serat Alam dari Desa Celuk ke Pasar Lebih Luas Lewat LinkUMKM BRI
-
Dukung Program Pemerintah Hemat Energi, Pertamina Berangkatkan Ribuan Pemudik