Poptren.suara.com - Kopi merupakan salah satu komoditas yang terus dibudidayakan serta diperdagangkan si seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kopi diolah menjadi minuman yang diminati banyak kalangan termasuk generasi muda, yang kini menjadi gaya hidup. Dengan kata lain, ada yang kurang kalau belum ngopi.
Kopi mengandung sejumlah manfaat yang diyakini baik untuk tubuh. Seperti kandungan vitamin B2, B3, kalium dan magnesium yang baik untuk otak, termasuk kafein yang dipercaya membangkitkan energi, terutama di pagi hari.
Di Indonesia ada dua jenis biji kopi yang paling banyak digunakan sekaligus yang paling diminati, yaitu Robusta dan Arabika. Tapi tahukah kamu apa perbedaan keduanya ?
Cara membedakan Robusta dan Arabika yang dikutip dari beberapa sumber dibagi menjadi beberapa kelas, yakni :
1. Bentuk bijinya
Bentuk biji kopi Robusta cenderung lebih bulat dan berukuran lebih kecil dan bertekstur agak kasar. Sedangkan bentuk biji kopi Arabika agak lonjong dan lebih pipih dengan ukuran yang lebih besar dari biji Robusta serta bertekstur lebih halus. Bentuk dan tekstur dari keduanya akan memengaruhi teknik pengolahan yang digunakan.
2. Lokasi tanam
Robusta hanya dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah yang ketinggiannya kurang dari 700 mdpl karena robusta hanya akan berbuah pada suhu hangat antara 25-30 derajat celsius. Robusta dapat tumbuh dengan mencapai ketinggian empat setengah hingga enam meter. Biji kopi Robusta yang dihasilkan akan tetap melimpah meskipun lebih rentan terserang hama.
Sedangkan Arabika hanya dapat tumbuh di dataran tinggi dengan ketinggian 1000-2000 mdpl dengan suhu yang lebih sejuk antara 16-20 derajat celsius. Arabika dapat tumbuh mencapai ketinggian dua hingga empat setengah meter. Biji Arabika tidak akan optimal jika ditanam di dataran rendah, karena rentan terserang Hemileia Vastatrix (HV) atau penyakit daun karat.
Baca Juga: Persaingan Teh dan Kopi, Mana yang Lebih Baik Dikonsumsi di Pagi Hari ?
3. Kadar kafein
Kopi Robusta kadar kafeinnya cuku tinggi sekitar satu hingga empat persen, sehingga rasanya lebih pahit. Maka dari itu kopi Robusta tidak disarankan untuk penderita asam lambung karena akan menimbulkan rasa kurang nyaman pada lambung.
Kopi Arabika kandungan kafeinnya lebih rendah, sekitar 0,9% hingga 1,4% yang menjadikan kopi arabika terasa lebih lembut dan tidak pekat saat diseduh sekaligus lebih aman untuk penderita asam lambung.
4. Aroma
Biji kopi Robusta saat belum disangrai beraroma seperti kacang. Sedangkan bila sudah disangrai aromanya menjadi lebih kuat. Sedangkan biji kopi Arabika beraroma wangi dan segar, bahkan ketika belum disangrai aromanya menyerupai blueberry. Ketika sudah disangrai, aromanya seperti kacang-kacangan, bahkan mirip wangi bunga.
5. Nilai jual
Harga kopi robusta cenderung lebih stabil karena punya rasa yang cenderung sama, mudah berkembang dan lebih cepat panen. Kopi ini lebih banyak dijual dalam bentuk bubuk siap seduh yang dibanderol berkisar Rp20.000 hingga Rp30.000 per 200 gram.
Biji kopi Arabika memiliki rasa yang lebih beragam. Maka dari itu semakin unik rasa kopi yang dihasilkan, maka harganya semakin mahal. Terlebih jika persediaanya juga terbatas. Harga kopi Arabika berkisar antara Rp45.000 hingga Rp60.000 per 200 gram.
6. Rasa
Rasa kopi Robusta agak pahit sehingga hanya cocok untuk para penggemar kopi strong. Sedangkan rasa kopi Arabika dapat terpengaruh dari tanaman di sekitarnya.
Dengan kata lain, kopi Arabika yang tumbuh dikelilingi tanaman rempah, maka rasa kopi yang dihasilkan juga akan terdapat semburat rempah. Perlu diingat kopi Arabika mengandung gula yang lebih tinggi sehingga rasanya lebih manis dan asam. Itulah mengapa kopi Arabika lebih mudah dinikmati dan menjadi kopi paling diminati banyak kalangan.
7. Penyajian
Jika kopi Arabika dapat dinikmati tanpa tambahan gula apapun karena rasanya yang lebih manis, tapi tidak dengan kopi Robusta.
Kopi Arabika cocok disajikan sebagai kopi original agar penikmat kopi dapat merasakan rasa aslinya. Sedangkan kopi Robusta dengan rasa yang lebih pahit, lebih cocok sebagai bahan campuran espresso dan dapat ditambahkan dengan susu dan cream.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Makin Panas! Presiden Inter Milan Serang Balik Direktur Juventus Giorgio Chiellini
-
'Hilang Huma(n)': Ketika KoBer Membaca Krisis Pangan sebagai Krisis Peradaban
-
Igor Tudor Datang, Pelatih Keturunan Indonesia Pergi dari Tottenham Hotspur
-
Tersandung Izin Kerja seperti Maarten Paes, Van Persie Akali Aturan Demi Raheem Sterling
-
Dianggap Punya DNA United, Pelatih Elkan Baggott Dirumorkan Bakal Gantikan Carrick di MU
-
Mohamed Salah Menuju ke Arab Saudi, Liverpool Siapkan 4 Calon Pengganti
-
Eks Winger Liverpool Ditangkap Polisi di Bandara, Terlibat Kasus Apa?
-
Hujan Lebat Disertai Angin di DIY: 4 Orang Terluka Akibat Atap Ambrol dan Belasan Pohon Tumbang
-
Targetkan Piala Dunia, John Herdman Waspadai Ekspektasi Publik Bisa Jadi Kutukan Timnas Indonesia